Tanjung (ANTARA) - Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di Desa Kinarum Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan akan membentuk koperasi guna memperkuat ekonomi petani lokal.

Salah satu  PPS Desa Kinarum, Sugeng Riyadi mengatakan koperasi nantinya difungsikan menampung hasil pertanian anggota maupun kelompok tani sekitar.

Baca juga: Pemkab Banjar terima HGB Kawasan PPS Sekumpul Martapura

"Dengan sistem kelembagaan yang baik koperasi nantinya  menjadi pusat penguatan ekonomi petani secara berkelanjutan," jelas Sugeng di Tabalong, Sabtu.

Sebagai penyuluh pertanian swadaya Sugeng pun berkomitmen melakukan  penguatan kapasitas Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mengembangkan teknologi pertanian.

Menyusul tersedianya sarana laboratorium pembelajaran bagi penyuluh di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kembang Kuning.

Baginya BPP Kembang Kuning tak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi pertanian yang lebih modern, mandiri, dan menyejahterakan.

Koordinator BPP Kembang Kuning, Hotim mengatakan kawasan sekitarnya  akan dibuka sebagai lahan praktik tambahan bagi para penyuluh pertanian dalam mendalami teknologi pertanian terkini.

"Untuk peralatan penunjang praktik 
lapangan masih minim  dengan  luas lahan mencapai 1,7 hektare," jelas Hotim. 

Baca juga: 6.048 PPS di Kalsel mulai bertugas laksanakan tahapan Pilkada 2024

Ia pun mengharapkan  dukungan fasilitas seperti cultivator, alat rotary, sistem penyiraman modern, hingga drone penyemprot sebagai bentuk modernisasi pertanian.

Sebelumnya BPP Kembang Kuning melakukan penanaman perdana  cabai rawit varietas Tiung Tanjung di lokasi laboratorium pembelajaran PPS. 

Hotim pun mengharapkan fasilitas  drone penyemprot untuk memudahkan penyiraman tanaman hortikultura.


 



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026