Realisasi beras untuk keluarga miskin di Tabalong, Kalimantan Selatan pada 2011 mencapai 97,63 persen atau 1.241 ton dari pagu yang ditetapkan sebesar 1.272 ton.
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Tabalong Masdian Noor, Minggu, mengatakan hingga Desember 2011 sembilan kecamatan sudah melakukan realisasi beras raskin 100 persen.
"Hingga Desember 2011 realisasi raskin 100 persen disembilan kecamatan sedangkan tiga kecamatan masing-masing Tanjung, Tanta, dan Jaro sekitar 90 persen," katanya.
Berdasarkan data, realisasi raskin terbanyak di Kecamatan Kelua yakni 228,9 ton diikuti Banua Lawas sebanyak 199 ton dan Haruai 111 ton.
Mengacu surat keputusan Bupati Tabalong pagu raskin diperuntukkan bagi 7.067 rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat yang tersebar di 12 kecamatan.
"Jumlah rumah tangga miskin yang menjadi sasaran raskin tetap mengacu data badan pusat statistik yakni sekitar 7.067 rumah tangga," katanya.
Untuk jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) kecamatan Kelua menempati urutan tertinggi yakni 1.272 RTS-PM dan Banua Lawas 1.107 RTS-PM.
"Jumlah rumah tangga miskin memang cukup banyak berada di wilayah Selatan Tabalong dibanding Utara dan Tengah," katanya
Tiap RTS-PM mendapat jatah 15 kilogram dengan harga Rp1.600 perkilogeram sesuai petunjuk teknis pelaksanaan program raskin, katanya.(Mia/A)
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.