Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Ariffin mengharapkan, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) di provinsinya melahirkan wartawan yang profesional.


Harapan itu saat meresmikan SJI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalsel di Banjarmasin, Selasa, yang dihadiri anggota Dewan Pers serta pengurus pusat organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di republik ini.


Orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut juga berharap, SJI PWI Kalsel dapat melahirkan wartawan-wartawan yang lebih berwawasan dan beretika.


Dalam upaya melahirkan wartawan yang profesional, berwawasan dan beretika tersebut, Gubernur Kalsel dua periode itu menyatakan dukungannya terhadap program PWI provinsi setempat dalam meningkatkan sumber daya anggota.


"Saya akan tetap berkomitmen dalam memperhatikan pers di Kalsel sebagai bagian dari pembangunan daerah dan masyarakat setempat, terutama dalam membangun informasi," tandasnya.


Karena belakangan dan dalam kurun waktu mendatang, informasi menjadi salah satu kebutuhan dasar dari masyarakat, baik untuk diri sendiri maupun dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, demikian Rudy Ariffin.


Ketua Pengurus Pusat PWI yang membidangi pendidikan, Marah Sakti Siregar, dalam sambutannya antara lain, menyatakan terima kasih kepada Gubernur Kalsel atas perhatian selama ini terhadap pers, terutama organisasi PWI beserta anggotanya.


Mantan Ketua PWI Daerah Khusus Istimewa Jakarta Raya itu, juga berpesan agar peserta SJI mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian uji kompetensi standar pers tersebut dengan sungguh-sungguh.


"Sebab SJI bukan seperti pelatihan biasa, tapi tak tertutup kemungkinan ada yang tak lulus, karena tidak bersungguh-sungguh mengikuti. Bagi yang tak lulus SJI, tidak boleh ikut uji kompetensi pers," tandasnya.


"Sementara ke depan, hanya orang yang memilik sertifikat lulus uji kompetensi standar pers, yang betul-betul diakui sebagai seorang pers," demikian MS Siregar.


Ketua PWI Kalsel, Fathurrahman melaporkan, SJI angkatan I yang diselenggarakannya diikuti 42 peserta dari berbagai media massa di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut, mulai 8 November 2011 selama 16 hari, termasuk untuk uji kompetensi.


Peresmian SJI tersebut juga ditandai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalsel serta memberikan penghargaan berupa Medali Kemerdekaan Pers kepada orang nomor satu di jajaran Pemprov itu.


Selain dihadiri anggota forum koordinasi pimpinan daerah Kalsel dan Direktur Regional Bank Indonesia Kalimantan, Khairil Anwar, hadir pula Pengurus Cabang PWI Kalimantan Tengah, dipimpin ketuanya H Sutransyah./shn*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026