Menurut dia butiknya itu ditunjuk menjadi salah satu pusat penjualan kain cual khas Babel sekaligus menjadi pelopor berdirinya Museum Kain Cual.
"Museum ini dibangun secara personal guna mendukung sektor pariwisata," ujarnya.
Ia menyebutkan bangunan museum sudah rampung sekitar 80 persen dan dua bulan lagi sudah selesai. Desainnya disesuaikan dengan produk yang ditampilkan yakni bermotif seperti kain cual itu sandiri.
"Mohon doa dari semua lapisan masyarakat semoga gedung ini bisa diselesaikan tepat waktu," ujarnya.
Selain menampilkan berbagai koleksi kain cual, museum itu juga akan dilengkapi berbagai fasilitas di antaranya cafe tempat bersantai para pengunjung serta pusat penjualan produk-produk kain khas Babel dan souvenir.
"Tempat ini akan memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Babel khususnya ke Kota Pangkalpinang," ujarnya./f
Pewarta: KasmonoEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.