Penderita penyakit diare di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan September 2011 meningkat sekitar 35 persen.
Peningkatan tersebut terjadi apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ungkap Kepala bidang Pengamatan dan Pencegahan Penyakit Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan HSU Hermani Djohan S.KM kepada ANTARA di Amuntai, Selasa.
Data peningkatan tersebut dapat dilihat dari jumlah penderita yang berobat di seluruh puskesmas yang ada dan di rumah sakit kabupaten setempat.
Naiknya penderita penyakit diare ini di karenakan musim kemarau panjang yang di alami oleh HSU serta pola makan masyarakat yang masih belum memenuhi standar makanan sehat yang akhirnya menyebabkan penyakit diare meningkat.
Masyarakat HSU masih senang mengkonsumsi jajanan yang standar kesehatannya tidak menjamin, terlebih jika jajanan tersebut mengandung bahan-bahan berbahaya, atau tidak melalui proses pemusnahan kuman.
Total penderita diare HSU pada bulan Juli 2011 sebanyak 1097 orang yang kemudian pada bulan Agustus 2011 ada penurunan menjadi 718 orang atau turun sebesar 37 persen.
Kemudian pada bulan September naik menjadi 958 orang penderita atau naik sebesar 35 persen dari total jumlah pada bulan sebelumnya yakni 718 penderita diare.
Sedangkan untuk penderita diare yang meninggal dunia pada bulan September 2011 sebanyak 3 orang dimana hal tersebut di karenakan lambatnya penangan kepada penderita, sehingga menyebabkan penderita sudah banyak kehilangan cairan pada tubuh.
Karena kurang cepatnya penangan penyakit diare pada pasien menyebabkan penderita atau pasien meninggal dunia terlebih pasien adalah balita atau berada di usia dibawah lima tahun.
Dinas Kesehatan HSU sudah melakukan penanggulangan untuk menurunkan tingkat penderita penyakit ini dengan metode memberikan pemahaman pentingnya penyuluhan terhadap petugas kesehatan dan terhadap masyarakat.
Terhadap Petugas kesehatan setempat, Dinkes melakukan pelatihan-pelatihan yang akan dapat meningkat mutu dan keahlian petugas yang akan memberikan penyuluhan-penyuluhan terhadap masyarakat.
Sementara terhadap masyarakatnya sendiri akan di lakukan penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya pola hidup sehat khususnya kepada penjual-penjual jajanan./her*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.