stok sebanyak 960 ton tersebut cukup untuk sembilan bulan untuk memenuhi kebutuhan beras bagi rumah tangga sasaran (RTS) atau kurang mampu di Kotabaru
Kotabaru,  (AntaranewsKalsel) - Stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Jelapat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, hingga awal Agustus mencapai 960 ton.


"Stok sebanyak 960 ton tersebut cukup untuk sembilan bulan untuk memenuhi kebutuhan beras bagi rumah tangga sasaran (RTS) atau kurang mampu di Kotabaru," kata Kepala Bulog Kotabaru Supiansyah melalui Kepala Gudang Haris, di Kotabaru Rabu.

Sementara itu jumlah rumah tangga sasaran di Kotabaru penerima beras (Raskin) sekitar 66.667 keluarga.

Dia mengatakan, sepanjang sejarah Bulog Kotabaru belum pernah menyetok beras sebanyak 960 ton untuk memenuhi kebutuhan beras bagi rumah tangga sasaran.

Beras yang distok Bulog Kotabaru tersebut berasal dari luar daerah Kotabaru, seperti; Banjar, Tanah Bumbu dan daerah lain di Kalsel.

Sebelumnya Kepala Bulog Kotabaru berharap beras untuk RTS di Kotabaru dapat dipenuhi dari beras lokal hasil panen petani di Kotabaru.

"Misalkan, RTS di Kecamatan Pulaulaut Timur akan mendapatkan jatah beras dari hasil panen petani di Berangas, begitu juga RTS di kecamatan lain di Kotabaru," terangnya.

Namun demikian, lanjut Supiansyah, pihaknya tetap akan mempertimbangkan pendistribusian beras yang lebih dulu datang, dengan pertimbangan menjaga kualitas beras.

Untuk memulai kebijakan tersebut, Kepala Bulog akan melakukan peninjauan sentra-sentra beras di kecamatan-kecamatan di Kotabaru, apakah memungkinkan apabila kebijakan tersebut mulai diterapkan.

Dia mengemukakan, rencana tersebut mendapat respon positif dan dukungan dari Komandan Kodim (Dandim) 1004 Kotabaru Letkol Inf Agus Supriono.

Pewarta: Imam Hanafi
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026