Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) bagi seluruh warga pada lima kecamatan di kota itu.
Penerapan KTP elektronik itu dilakukan Wakil Wali Kota Ogi Fajar Nuzuli yang langsung memulai verifikasi data, pengambilan sidik jari dan retina di kantor Kecamatan Banjarbaru Utara, Senin.
"Prosesnya ternyata mudah dan cepat sehingga kami mengharapkan masyarakat antusias datang ke kecamatan untuk verifikasi KTP elektronik ini," ujarnya usai menjalani proses verifikasi.
Dijelaskan, jika tidak ada kendala teknis maka proses verifikasi hingga pengecekan retina satu orang hanya memakan waktu selama empat menit sehingga optimis pelayanan satu hari bisa mencapai 50 orang. yos/B
Namun, kata dia, pihaknya mengharapkan adanya tambahan alat di setiap kecamatan sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal dan programnya berjalan sesuai harapan pemerintah.
"Harapan kami ada penambahan alat untuk setiap kecamatan karena kalau hanya satu alat seperti sekarang ini maka pelayanan belum bisa maksimal," ungkapnya.
Camat Banjarbaru Utara Yani Makkie mengatakan, pihaknya masih kekurangan daya listrik jika dua alat dioperasikan sehingga mengajukan permohonan penambahan daya listrik ke pemkot setempat.
"Satu alat memerlukan daya listrik sebesar 3.500 watt sementara daya listrik di kecamatan hanya 5.000 watt makanya mengajukan penambahan 10.000 watt agar kedua alat nantinya bisa dioperasikan," ujarnya.
Ditambahkannya, pihaknya sudah menyebarkan undangan kepada warga yang diharapkan kedatangannya ke kantor kecamatan untuk proses pembuatan KTP elektronik yang berlaku di seluruh Indonesia itu.
"Undangan dalam bentuk pemanggilan kepada setiap warga sudah kami sebar dan harapan kami direspon setiap anggota masyarakat sehingga pembuatan KTP elektronik bisa sukses," katanya./zal
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.