• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Kamis, 5 Maret 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Emas Antam naik tipis Rp4.000 ke Rp3,049 juta/gr

      Emas Antam naik tipis Rp4.000 ke Rp3,049 juta/gr

      Kamis, 5 Maret 2026 13:49

      Rupiah Kamis pagi melemah lagi jadi Rp16.896 per dolar AS

      Rupiah Kamis pagi melemah lagi jadi Rp16.896 per dolar AS

      Kamis, 5 Maret 2026 13:33

      Trump tak peduli jika timnas Iran main di Piala Dunia 2026

      Trump tak peduli jika timnas Iran main di Piala Dunia 2026

      Rabu, 4 Maret 2026 23:00

      Iran siap lanjutkan perang, tolak berunding dengan AS

      Iran siap lanjutkan perang, tolak berunding dengan AS

      Rabu, 4 Maret 2026 20:49

      Emas Antam hari ini Rp3,045 juta per gram, anjlok Rp77.000

      Emas Antam hari ini Rp3,045 juta per gram, anjlok Rp77.000

      Rabu, 4 Maret 2026 12:34

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Super League - Pelatih kecewa, Semen Padang 0-0 lawan PSIM Yogyakarta

        Super League - Pelatih kecewa, Semen Padang 0-0 lawan PSIM Yogyakarta

        Kamis, 5 Maret 2026 0:38

        All England 2026 - Sabar/Reza kandas di babak kedua

        All England 2026 - Sabar/Reza kandas di babak kedua

        Rabu, 4 Maret 2026 23:06

        Super League - Persija ditahan imbang Borneo FC 2-2

        Super League - Persija ditahan imbang Borneo FC 2-2

        Selasa, 3 Maret 2026 23:55

        All England 2026 - Leo/Bagas kandas di babak pertama

        All England 2026 - Leo/Bagas kandas di babak pertama

        Selasa, 3 Maret 2026 22:17

        Super League - Persita menang 4-2 di markas PSM Makassar

        Super League - Persita menang 4-2 di markas PSM Makassar

        Senin, 2 Maret 2026 23:50

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Pakar ULM: Ramadhan momentum perkuat pendidikan karakter siswa

        Pakar ULM: Ramadhan momentum perkuat pendidikan karakter siswa

        Rabu, 25 Februari 2026 23:03

        Mujiyat jadi doktor ke-4 lulusan S3 Administrasi Pendidikan ULM

        Mujiyat jadi doktor ke-4 lulusan S3 Administrasi Pendidikan ULM

        Senin, 23 Februari 2026 4:33

        ULM raih tiga penghargaan kinerja anggaran 2025

        ULM raih tiga penghargaan kinerja anggaran 2025

        Minggu, 22 Februari 2026 21:58

        ULM perkuat ekosistem kewirausahaan cetak pelaku usaha muda inovatif

        ULM perkuat ekosistem kewirausahaan cetak pelaku usaha muda inovatif

        Minggu, 22 Februari 2026 21:57

        DWP Poliban berbagi berkah bagikan seratus paket sembako Ramadhan

        DWP Poliban berbagi berkah bagikan seratus paket sembako Ramadhan

        Rabu, 4 Maret 2026 22:41

        Poliban kukuhkan Effan Najwaini jadi Kajur Administrasi Bisnis

        Poliban kukuhkan Effan Najwaini jadi Kajur Administrasi Bisnis

        Rabu, 4 Maret 2026 21:56

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        Rabu, 4 Februari 2026 21:33

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        Selasa, 3 Februari 2026 19:44

    • English News
      • Kotabaru government conducts Ramadan Safari to coastal areas

        Kotabaru government conducts Ramadan Safari to coastal areas

        Rabu, 4 Maret 2026 16:41

        Bali immigration urges foreigners to monitor visas amid Mideast crisis

        Bali immigration urges foreigners to monitor visas amid Mideast crisis

        Senin, 2 Maret 2026 23:56

        Bali Airport announces 15 flights cancelled due to Mideast conflict

        Bali Airport announces 15 flights cancelled due to Mideast conflict

        Senin, 2 Maret 2026 23:06

        Gov't assures protection for umrah pilgrims amid Middle East tensions

        Gov't assures protection for umrah pilgrims amid Middle East tensions

        Senin, 2 Maret 2026 22:44

        ULM Kotabaru PSDKU strengthens synergy in regional human resources development

        ULM Kotabaru PSDKU strengthens synergy in regional human resources development

        Minggu, 1 Maret 2026 1:18

    • Infografik
    • Foto
      • DPRD Tanbu sahkan jadwal kerja dewan satu bulan ke depan

        DPRD Tanbu sahkan jadwal kerja dewan satu bulan ke depan

        Senin, 23 Februari 2026 10:33

        DPRD Tanah Bumbu bahas persiapan evaluasi anggaran 2025

        DPRD Tanah Bumbu bahas persiapan evaluasi anggaran 2025

        Senin, 23 Februari 2026 10:24

        GM PLN UID Kalselteng cek Command Center pastikan pelayanan cepat

        GM PLN UID Kalselteng cek Command Center pastikan pelayanan cepat

        Minggu, 22 Februari 2026 21:41

        Siswa SMKN 2 Banjarbaru antusias ikuti sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan

        Siswa SMKN 2 Banjarbaru antusias ikuti sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan

        Minggu, 22 Februari 2026 8:53

        Penyerahan plakat kolaborasi energi bersih antara PLN-PT Borneo Indobara

        Penyerahan plakat kolaborasi energi bersih antara PLN-PT Borneo Indobara

        Selasa, 17 Februari 2026 21:45

    • Video
      • Sidak Pasar Wadai Ramadhan, tim gabungan ungkap hasil uji sampel

        Sidak Pasar Wadai Ramadhan, tim gabungan ungkap hasil uji sampel

        Rabu, 4 Maret 2026 23:09

        UPTD Dinsos Kalsel bekali anak panti keterampilan agar berdaya saing

        UPTD Dinsos Kalsel bekali anak panti keterampilan agar berdaya saing

        Jumat, 27 Februari 2026 18:27

        Bangsibun Bekaret perkuat sektor karet Kalsel secara berkelanjutan

        Bangsibun Bekaret perkuat sektor karet Kalsel secara berkelanjutan

        Kamis, 26 Februari 2026 22:53

        Polda Kalsel gagalkan peredaran 30 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Polda Kalsel gagalkan peredaran 30 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Selasa, 24 Februari 2026 20:20

        Warga Banjarmasin antusias berburu takjil di pasar Wadai Ramadhan

        Warga Banjarmasin antusias berburu takjil di pasar Wadai Ramadhan

        Kamis, 19 Februari 2026 23:34

    Telaah - Perang Ukraina-Rusia bisa berakhir sebelum akhir tahun depan

    Senin, 24 Juli 2023 13:30 WIB

    Telaah - Perang Ukraina-Rusia bisa berakhir sebelum akhir tahun depan

    Pesawat B-1 Lancer AU Amerika Serikat sedang menjatuhkan bom tandan/file (en.wikipedia.org)

    Perang yang berlarut-larut bisa membahayakan posisi kekuasaannya karena ketidakmampuan untuk segera memenangi perang dapat menimbulkan pertanyaan seputar kompetensi militer Rusia dan lebih jauh kompetensi kekuasaan Putin.

    Jakarta (ANTARA) - Baik Rusia di satu sisi maupun Ukraina dan Amerika Serikat di sisi lain, sepertinya tengah diburu waktu untuk segera mengakhiri perang Ukraina-Rusia yang sudah lebih dari 500 hari.


    Pihak-pihak yang terlibat dalam perang ini sudah sama-sama tidak sabar karena menyadari perang yang berlarut-larut bakal semakin menyita energi politik dan ekonomi mereka.

    Amerika Serikat bahkan memasok bom tandan yang kontroversial karena tidak sabar menunggu pendulum perang yang belum juga bergerak ke arah yang lebih menguntungkan Ukraina.

    Bom yang dilarang oleh sekitar 100 negara itu ditujukan untuk menghancurkan rintangan-rintangan di garis depan pertempuran, terutama ranjau yang ditanam masif oleh pasukan Rusia. Dengan cara ini, efektivitas serangan balasan Ukraina bisa sebesar dan secepat seperti diinginkan.

    Rusia tak kalah tidak sabar. Tidak mencapai kemajuan besar di medan perang dan malah berbalik dalam posisi defensif, Rusia menghentikan kesepakatan ekspor pangan lewat Laut Hitam.

    Dengan cara itu, dunia pun kembali diancam krisis pangan akibat pasokan gandum dan produk sereal atau biji-bijian lain terhenti dari Rusia dan Ukraina yang memang menjadi produsen utama pangan jenis ini.

    Harga pangan global yang melonjak bakal menciptakan tekanan internasional untuk menghentikan perang. Desakan internasional untuk mengakhiri perang bakal menyelamatkan muka Rusia dari predikat kalah atau terpojok.

    Yang juga diburu waktu adalah para pemimpin yang terlibat dalam perang, khususnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

    Bagi Biden, perang yang berlarut-larut akan membuat tekanan dari lawan politiknya di dalam negeri menjadi semakin kencang. Sejumlah kalangan menjadi tidak sabar, terutama karena menilai AS tak perlu mengalokasikan uang pajak rakyat yang begitu besar untuk membiayai perang di negara asing.

    Pandangan ini terutama dianut sejumlah politisi Partai Republik yang terafiliasi dengan mantan presiden Donald Trump yang mencalonkan diri lagi pada Pemilu 2024.

    Sepekan lalu, 70 wakil rakyat dari Partai Republik mendukung proposal menghentikan bantuan kepada Ukraina. Sementara pada 20 Juli, 13 anggota Senat mengajukan usul memangkas bantuan untuk Ukraina, yang lalu mentah karena 71 anggota Senat lainnya menentang usul itu.

    Tidak ada jaminan kecenderungan seperti itu tak terjadi lagi, apalagi jika perang Ukraina kian menyita energi AS ketika pada saat bersamaan mereka harus menghadapi ekspansi ekonomi China.

    Baca juga: Lalu lintas Laut Hitam berkurang setelah Ukraina dan Rusia saling ancam

    Kritik membesar

    Perkembangan di Amerika Serikat itu sungguh mencemaskan Ukraina. Tak ada pilihan bagi Ukraina selain mati-matian mengerahkan segala daya untuk mencapai kemenangan maksimum di medang perang, karena AS yang menjadi donor utama mereka bakal segera menghadapi siklus pemilu yang bisa mengurangi perhatian kepada perang di Ukraina.

    Ukraina juga terancam menghadapi kemungkinan lahirnya pemerintahan AS yang lebih berorientasi ke dalam negeri sehingga mengakhiri partisipasi dan donasi AS untuk Ukraina.

    Karena itu, sebelum gejala perubahan rezim di Wasington termaterialisasi, Ukraina mati-matian memastikan pendulum perang memihak mereka.

    Namun, Presiden Vladimir Putin sendiri sama dikejar waktunya seperti Biden dan Zelenskky.

    Perang yang berlarut-larut bisa membahayakan posisi kekuasaannya karena ketidakmampuan untuk segera memenangi perang dapat menimbulkan pertanyaan seputar kompetensi militer Rusia dan lebih jauh kompetensi kekuasaan Putin.

    Gejala itu sudah terbukti di lapangan ketika pemimpin tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin melancarkan pemberontakan pada 23 Juni yang walau membidik Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Valery Gerasimov, tetap saja menampar pemerintahan Putin.

    Apalagi Prigozhin mendapatkan simpati dari sejumlah elite militer Rusia dan kaum nasionalis yang selama ini menjadi penganjur utama invasi Rusia di Ukraina.

    Prigozhin juga bukan orang terakhir di dalam lingkaran kekuasaan Putin yang mengkritik rezim Putin, khususnya dalam hubungan dengan manajemen perang di Ukraina.

    Masih ada beberapa orang yang mengeluhkan hal yang juga dikeluhkan Prigozhin. Salah satunya Mayor Jendral Ivan Popov, panglima divisi ke-58 angkatan darat Rusia.

    Walaupun Popov hanya menyampaikan keluhannya dalam forum internal di depan pasukannya, namun karena bocor ke publik, sang jenderal dicopot oleh hirarki militer Rusia.

    Di antara para pendukung perang yang berbalik mengkritik rezim Putin adalah Igor Gorkin yang paling berani, sampai pemerintah pun menahan dan mengadilinya dengan dakwaan memicu ekstremisme.

    Blogger yang juga tokoh nasionalis pro perang Ukraina dan mantan perwira dinas intelijen Rusia (FSB) itu memang kerap mengkritik strategi perang Shoigu dan Gerasimov.

    Namun belakangan, panglima pasukan proksi Rusia di Ukraina timur pada 2014 yang didakwa pengadilan Belanda karena bertanggung jawab atas penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 itu berubah dari semula hanya mengkritik "orang-orang Putin", menjadi mengkritik langsung Putin.

    Baca juga: Rusia tahan tokoh nasionalis pendukung perang setelah kritik Putin
    Jalan buntu

    Orang-orang seperti Prigozhin, Popov, dan Gorkin tidak menentang perang Ukraina. Sebaliknya, mereka penganjur dan pendukung perang di Ukraina.

    Namun kini mereka berbalik mengkritik pemerintahan Putin, dan bahkan berani mengungkit alasan Rusia berperang di Ukraina.

    Sebelum menggerakkan pasukan tentara bayaran Wagner Group dalam "Parade Keadilan" yang lalu disebut pemberontakan 23 Juni, dalam pesan video berdurasi 30 menit via aplikasi Telegram, Prigozhin menyebut perang di Ukraina didasari oleh kebohongan karena baik Ukraina maupun NATO sebenarnya tidak mengancam Rusia.

    Prigozhin menuding perang ini didasari oleh keserakahan dan korupsi oleh segelintir elite dan oligarki yang mengitari Putin.

    Di atas itu semua, peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan pihak-pihak yang saling berlawanan di Ukraina sudah tidak sabar lagi ingin segera menyaksikan kemenangan atas musuhnya.

    Biden tidak menginginkan perang ini terlalu lama karena bisa mengakhiri nasibnya dalam Pemilu 2024.

    Putin juga tak menginginkan perang yang berlarut-larut karena dapat mengekspos kerentanan kekuasaannya dan bisa mengungkapkan apa yang selama ini ditutupi dari realitas perang di Ukraina, termasuk jumlah tentara yang tewas dan skala kerugian akibat alat-alat perang yang rusak atau dikuasai musuh.

    Putin mungkin tak gentar menghadapi Barat dan sanksi-sanksinya. Tetapi, dia mungkin lebih mengkhawatirkan keadaan di mana rakyat Rusia tak lagi mendukung dia.

    Jika itu terjadi, bukan saja rakyat menuntut pasukan Rusia ditarik dari Ukraina, tapi juga mereka bisa menggugat kompetensi Putin dalam memimpin Rusia.

    Perkembangan-perkembangan terakhir ini bisa membuat perang Ukraina-Rusia memasuki fase akhir, yang mungkin saja terjadi sebelum akhir 2024 ketika kekhawatiran-kekhawatiran politik di AS, Ukraina, dan Rusia semakin besar.

    Mungkin perang ini berakhir dengan kemenangan militer paripurna dari salah satu pihak, tetapi bisa jadi berakhir karena perjanjian damai yang dipaksa hadir karena jalan buntu akibat tidak ada lagi yang mencapai kemajuan di medan perang.

    Pewarta: Jafar M Sidik  
    Uploader : Mahdani
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Telaah - Berhenti menyalahkan hujan

    Telaah - Berhenti menyalahkan hujan

    29 November 2025 13:13

    Telaah - Jurnalisme AI: tanpa manusia, algoritma bisa menyesatkan

    Telaah - Jurnalisme AI: tanpa manusia, algoritma bisa menyesatkan

    6 Mei 2025 16:19

    Prabowo pimpin ratas hilirisasi, telaah proyek ciptakan lapangan kerja

    Prabowo pimpin ratas hilirisasi, telaah proyek ciptakan lapangan kerja

    17 Maret 2025 05:26

    Telaah - Waspadai tipu muslihat "dokter AI" di media sosial

    Telaah - Waspadai tipu muslihat "dokter AI" di media sosial

    29 Agustus 2024 20:34

    Telaah -  Luasnya peluang ekspor durian Indonesia

    Telaah - Luasnya peluang ekspor durian Indonesia

    2 Juni 2024 13:06

    Telaah: Piala Afrika dan Piala Asia buka fakta kesenjangan mulai terkikis

    Telaah: Piala Afrika dan Piala Asia buka fakta kesenjangan mulai terkikis

    11 Februari 2024 16:07

    Telaah - Kesantunan berbahasa di media

    Telaah - Kesantunan berbahasa di media

    26 Oktober 2023 20:41

    Telaah -  Anugerah laga persahabatan Indonesia versus Argentina

    Telaah - Anugerah laga persahabatan Indonesia versus Argentina

    6 Juni 2023 20:37

    Terpopuler

    Borneo FC tekuk Arema FC 3-1

    Borneo FC tekuk Arema FC 3-1

    Iran tetapkan pengganti sementara Ali Khamenei

    Iran tetapkan pengganti sementara Ali Khamenei

    Klasemen Liga Inggris: Arsenal terus memimpin

    Klasemen Liga Inggris: Arsenal terus memimpin

    Setelah Iran membalas, ledakan keras terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab

    Setelah Iran membalas, ledakan keras terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab

    Laporan NYT: Serangan gabungan ke Iran lebih luas dibanding Juni 2025

    Laporan NYT: Serangan gabungan ke Iran lebih luas dibanding Juni 2025

    Top News

    • Prabowo : RI harus siap hadapi terkait Timteng

      Prabowo : RI harus siap hadapi terkait Timteng

      4 Maret 2026 08:57

    • Indonesia mediator Iran-AS-Israel

      Indonesia mediator Iran-AS-Israel

      4 Maret 2026 08:43

    • Dubes RI imbau WNI berlindung

      Dubes RI imbau WNI berlindung

      2 Maret 2026 14:13

    • Pemerintah imbau jamaah tunda umrah, keamanan tidak menentu

      Pemerintah imbau jamaah tunda umrah, keamanan tidak menentu

      1 Maret 2026 21:36

    • TV pemerintah Iran konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei gugur

      TV pemerintah Iran konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei gugur

      1 Maret 2026 12:41

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com