"Penumpang itu duduknya di dalam kelotok bukan di atapnya kalau tergelincir dan jatuh ke sungai bisa berbahaya," kata Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Untung Widodo Sst di Banjarmasin, Senin.
Ia mengatakan, peneguran itu sudah beberapa kali dilakukan oleh anggota di lapangan saat melaksanakan patroli sungai apabila ditemukan penumpang duduk di atap kelotok maka langsung dihentikan.
"Kami datangi kelotok tersebut dan penumpangnya langsung ditegur untuk masuk dan duduk di dalam kelotok, sementara pengemudinya diberikan peringatan lisan," ucapnya.
Terus dikatakannya, duduk-duduk di atap kelotok itu berbahaya bisa atapnya licin dan penumpang tergelincir jatuh ke sungai yang lebar ini bisa berbahaya dan tenggelam.
"Ini kami lakukan agar para penumpang kelotok itu terhindar dari marabahaya," tutur pria yang akrab dengan awak media itu.
Selain itu polisi perairan juga mengimbau kepada pemilik kelotok agar melengkapi alat keselamatan di perairan seperti life jaket atau ban pelampung.
"Kalau nantinya masih ada saja ditemukan penumpang kelotok duduk di atap, berikutkan akan diberikan tindak tegas," tutur pria yang punya kesenangan futsal itu.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026