Menurut Sekda setempat, Riduan Darlan di Paringin, ibu kota Balangan, Selasa, mengatakan Sidak dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kedisiplinan para Pegawai Negeri Sipil di setiap SKPD yang ada.
"Hari ini merupakan hari pertama para PNS masuk kantor dan kembali beraktivitas setelah menikmati masa libur lebaran sehingga biasanya ada saja yang masih malas," ujarnya.
Terlebih lagi bagi PNS yang melakukan kegiatan mudik lebaran ke tempat yang jauh, bisa saja menambah sendiri jatah libur dengan tidak masuk kerja di hari pertama.
Karena itulah ujarnya, harus dilakukan Sidak agar dapat diketahui seberapa besar tingkat kedisipilan dan kesadaran para PNS di masing-masing SKPD.
"Hal ini bila dibiarkan dan tidak ada tindakan akan menjadi tradisi yang tidak baik dan bisa menular kepada PNS lain yang berlaku disiplin," katanya.
Sidak diakui sebagai salah satu langkah antisipasi terhadap penurunan tingkat kedisiplinan dan kesadaran para PNS untuk masuk kantor di hari pertama setelah libur panjang.
"Peraturan sudah menyebutkan dengan jelas tentang tanggung jawab dan disiplin yang harus dijalankan oleh PNS, karena itu akan ada tindakan tegas terhadap yang melanggar," tambahnya.
Tingkat kedisiplinan dan kesadaran untuk masuk kerja yang rendah akan berdampak buruk baik terhadap pekerjaan maupun citra PNS itu sendiri di mata masyarakat.
Dari hasil Sidak yang dilakukan di setiap kantor SKPD setempat itu, ditemukan beberapa orang PNS yang tidak masuk kerja pada hari pertama ini.
Nama-nama PNS yang tidak disiplin tersebut di catat untuk kemudian akan di panggil dan di tanya alasan ketidakhadiran mereka.
Tim Sidak yang di pimpin oleh Sekda usai melakukan kegiatan Sidak kemudian menggelar rapat guna merumuskan dan memutuskan sangsi apa yang akan dikenakan kepada para PNS yang tidak disiplin tersebut.*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.