Tanjung (ANTARA) - Kepolisian Sektor Bintang Ara, Polres Tabalong, Polda Kalimantan Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaan anak berusia 5 tahun hingga tewas di Desa Dambung Raya pada Senin (25/5/2026).

Kapolsek Bintang Ara Iptu Hartanto bersama  tim Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin  Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan tindak pidana penganiayaan yang juga menyebabkan dua korban luka.

"Korban bocah berusia 5 tahun tewas di tempat kejadian dan pelaku masih buron," jelas Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo, Selasa.

Sebelumnya tim medis dari Puskesmas Panaan  melakukan penanganan terhadap korban luka serta pemeriksaan visum luar terhadap korban meninggal dunia.

Dari  keterangan sementara, pelaku WE (35)  yang juga paman korban diduga mengalami gangguan jiwa atau stres. 

Baca juga: Kapolres Tabalong sidak ke SPBU Simpung Layung

Polisi masih  mendalami motif penganiayaan yang menyebabkan satu korban tewas dan dua korban lainnya mengalami luka bacok.

Kapolres mengatakan jika pelaku berhasil ditangkap  pihaknya akan memastikan  kejiwaan pelaku dan petugas masih melakukan pengejaran ke wilayah Sekuyah Kecamatan Bintang Ara.

Peristiwa  tragis bermula saat korban anak 5  ke luar rumah menuju teras untuk buang air kecil setelah bangun tidur.

 Saat itu pelaku langsung menarik korban ke jalan sambil membawa parang.

Ibu korban yang melihat kejadian  berusaha menyelamatkan anaknya dengan merebut senjata dari tangan pelaku, namun mengalami luka pada tangan akibat perlawanan pelaku.

Pelaku kemudian menebas korban anak  di bagian leher hingga  meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Setelah itu, pelaku juga menyerang saksi BE yang melintas di sekitar lokasi hingga mengalami luka serius di bagian kepala.

Salah seorang saksi lain yang merupakan paman korban sempat berusaha melerai, namun pelaku kembali mengejar sehingga saksi melarikan diri ke rumah warga di sekitar lokasi.

Usai melakukan aksinya, pelaku berjalan menuju Jembatan Sekuyah dan sempat mencoba menyerang warga lain  di sebuah warung, namun tidak mengenai korban dan pelaku kemudian melarikan diri.
 
 



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026