"Kami berharap koperasi masa kini lebih berinovasi, bukan hanya sistem simpan pinjam tetapi dikembangkan berbagai bidang sehingga anggota semakin sejahtera," ujar Aditya melalui keterangan tertulis di Banjarbaru, Ahad.
Baca juga: Job Fair Banjarbaru diserbu 2.126 pelamar
Baca juga: Job Fair Banjarbaru diserbu 2.126 pelamar
Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Putra Daha 2022 dan penyerahan bantuan korban banjir Kecamatan Liang Anggang, di Aula Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru.
Sejatinya, Aditya menuturkan koperasi tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat bukan hanya mengandalkan simpan pinjam, tetapi bergerak pada semua bidang sehingga makin maju dan berkembang.
"Saya ke Pekalongan ada koperasi yang menghasilkan laba mencapai Rp2 triliun per tahun yang usahanya membina pengusaha batik. Semoga bisa menjadi inspirasi dan pemacu semangat di kota kita," ucapnya.
Baca juga: Wawali serahkan sertifikat badan hukum koperasi anggota PKH
Baca juga: Wawali serahkan sertifikat badan hukum koperasi anggota PKH
Aditya menekankan koperasi salah satu penyokong perekonomian, terbukti saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia koperasi masih mampu menjalankan roda perekonomian terutama di Kota Banjarbaru.
"Selama dua tahun pandemi COVID-19 melanda melumpuhkan berbagai bidang baik sosial maupun ekonomi tetapi sektor UMKM dan koperasi masih bisa bertahan dan berjalan hingga sekarang," ujar Aditya.
Sementara, Rapat Anggota Tahunan Koperasi Putra Daha 2022 diikuti seluruh anggota disaksikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Banjarbaru serta Kadis Sosial Banjarbaru.
Setelah rapat, Wali Kota secara simbolis menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga korban banjir di wilayah RT01, 02 dan 03 Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kecamatan Liang Anggang.
Baca juga: Banjarbaru terima penghargaan Bakti Koperasi
Baca juga: Banjarbaru terima penghargaan Bakti Koperasi
Pewarta: Yose RizalEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026