Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Erna Lisa Halaby meminta Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banjarbaru mampu berikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pernyataan itu disampaikan wali kota usai Reno Setiawan dilantik sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Banjarbaru periode 2026-2029 oleh Ketua Umum BPD HIPMI Kalsel di Aula Gawi Sabarataan, Kamis.

Menurut Wali Kota Lisa Halaby, HIPMI tidak hanya menjadi satu organisasi pengusaha semata namun juga harus menjadi ruang lahirnya gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah khususnya di Banjarbaru.

"Kami berharap pengurus baru BPC HIPMI jangan hanya menjalankan organisasi, tetapi hidupkan HIPMI sebagai ruang tumbuh. Bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi ekonomi Banjarbaru," pesan Lisa.

Lisa menilai, pengusaha muda memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang, terutama melalui inovasi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru minta JCH jaga nama baik Indonesia

Menurut wali kota perempuan pertama di Banjarbaru itu, keberadaan pengusaha muda sangat dibutuhkan memperkuat perekonomian daerah sekaligus menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.

"Menjadi pengusaha bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang kontribusi dan Banjarbaru membutuhkan lebih banyak sosok pengusaha muda yang berani menghadapi perubahan," ucapnya.

Wali Kota juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru HIPMI dan berharap dapat menghadirkan ide-ide segar serta program yang tentunya berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru terima penghargaan terbaik I penanggulangan kemiskinan dan stunting regional Kalimantan

Ketua BPC HIPMI Banjarbaru Reno Yudhistira mengatakan Muscab HIPMI Banjarbaru mengusung tema "Kreasi, Koneksi dan Kontribusi" sebagai semangat membangun organisasi adaptif, progresif dan berdampak nyata.

"Tema mencerminkan pentingnya penguatan jejaring antaranggota, pelaku usaha, pemerintah dan pemangku kepentingan lain untuk membuka peluang kolaborasi dan memperkuat posisi pengusaha muda dalam ekosistem ekonomi daerah," ungkapnya.

Selain itu, pengusaha muda juga dituntut terus berinovasi dan mampu menciptakan nilai tambah melalui ide kreatif, pengembangan model bisnis serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing usaha.

"Kami berkomitmen tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah melalui penciptaan lapangan kerja serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026