Dari penjelasan LPMP Kalsel, diketahui rata-rata dinas pendidikan di kabupaten membuat dan menjalankan program bukan berdasarkan kebutuhan tapi hanya kemauan pejabat yang bersangkutan
Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Kalangan legislatif Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mendesak  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan perbaikan kinerja dalam pembuatan program belajar mengajar menghadapi Ujian Nasional (UN).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Denny Hendro Kurnianto usai melaksanakan kunjungan kerja bersama rombongan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalsel, Kamis mengungkapkan, banyak daerah melaksanakan program yang tidak sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

"Dari penjelasan LPMP Kalsel, diketahui rata-rata dinas pendidikan di kabupaten membuat dan menjalankan program bukan berdasarkan kebutuhan tapi hanya kemauan pejabat yang bersangkutan," katanya.

Akibatnya, sambung dia, keberadaan program tidak berjalan maksimal, begitupun manfaatnya tidak bisa langsung diaplikasikan, bahkan tidak jarang justru terkatung-katung karena dis-orientasi program tersebut.

Kaitannya dengan kondisi tersebut, sesuai dengan kewenangan legislatif baik penganggaran dan pengawasan, melakukan koordinasi dengan LPMP provinsi guna mencarikan solusi terbaik dalam menjadikan kinerja dinas yang baik begitupun program-program yang dijalankan bernilai dan bermanfaat.

Masih menurut Denny, sehubungan dengan hal itu, legislatif Kotabaru siap menerima tawaran LPMP provinsi untuk memberikan masukan atau konsultasi pada setiap rancangan program yang diajukan eksekutif melalui dinas yang bersangkutan.

Karena out-put yang menurut mantan petugas medis ini, harus dimulai dari perencanaan program yang baik, pelaksanaan yang baik dan tepat serta didasarkan pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

"Kami sangat menyambut baik jalinan kerja sama dengan LPMP yang berkenan memberikan masukan, saran dan koreksi terhadap program-program yang diajukan eksekutif, tidak lain tujuannya untuk menghasilkan out-put yang baik dan optimal bagi kepentingan masyarakat," kata Denny.

Jalinan kerja sama yang dilakukan antara DPRD Kotabaru dan LPMP mengandung beberapa tujuan, di antaranya dalam jangka pendek, bagaimana legislatif bisa berkontribusi dalam memberikan masukan bagi dinas pendidikan agar bisa meningkatkan mutu atau kualitas pelajar di Bumi Saijaan dengan nilai UN yang optimal dan membanggakan bagi daerah.

Karena selama ini, setiap momen akhir pendidikan bersamaan dengan pelaksanaan UN, sangat jarang Kotabaru bisa bersaing dengan daerah-daerah lain di Provinsi Kalsel apalagi nasional, baik di tingkat pendidikan dasar (SD), menengah pertama (SMP dan MTs) serta pendidikan tingkat atas (SMA/SMK dan Madrasah Aliyah).

"Adapun tujuan jangka menengah dan jangka panjangnya, berupaya untuk meningkatkan kinerja dinas pendidikan Kotabaru yang maksimal dari saat ini, karena diketahui capaian kinerja saat ini menunjukkan hasil yang relatif kurang, terbukti dengan serapan anggaran yang masih besar pada tahun lalu," ujarnya.

Harapan dewan, melalui usaha-usaha tersebut akan berefek dan dampak positif bagi pemerintahan Kabupaten Kotabaru secara umum, khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan setempat dalam memberikan pelayanan bagi masyarakatnya dari sektor pendidikan.


Pewarta: Imam Hanafi
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026