Sebelumnya atau menjabat Ketua DPRD Kalsel Oktober 2014, "Srikandi" Partai Golkar itu pulang pergi Banjarmasin - Marabahan, ibu kota Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang berjarak sekitar 40 kilometer.
Pasalnya, mantan aktivis Forum Komunikasi Putra Putri Indonesia atau anak-anak TNI itu, juga masih berstatus Ketua Tim Penggerak PKK Batola/istri H Hasanuddin Murad, orang nomor satu di jajaran Pemkab yang berada di barat Kalsel tersebut.
Persoalan Ketua DPRD Kalsel belum menempati rumah dinas (rumdin) sempat menjadi sorotan media massa di ibu kota provinsi tersebut, karena fasilitas yang tersedia itu dianggap mubazir.
Selain itu, dugaan negatif lain, seperti lebih memilih menerima uang tunjungan perumahan yang mencapai Rp10 juta/bulan daripada menempati rumdin dan terpisah dengan suami/keluarga.
Padahal, menurut Ketua DPRD Kalsel itu, alasan dirinya belum menempati rumdin, karena masih ada beberapa bagian ruang/kamar yang sedang dalam perbaikan, seperti WC/kamar mandi.
"Mabazir, kalau rumah dinas ini tidak ditempati. Oleh karena perbaikan sudah selesai, maka saya harus menempati rumah dinas ini," katanya di sela-sela acara selamatan memulai tinggal di rumah dinas tersebut.
"Tapi oleh karena juga berstatus sebagai Ketua PKK Batola, maka sekali-sekali bermalam di Marbahan, guna mengikuti kegiatan Pemkab tersebut," demikian Noormiliyani.
Sementara itu, Hasanuddin Murad yang juga Bupati Batola tidak mempermasalahan kalau istrinya sekali-sekali tinggal di Banjarmasin. "Itu sebuah konsekwensin" katanya.
"Saya pun, sekali-sekali bisa ikut tinggal di Banjarmasin bersama istri. Kita sesuaikan dengan situasi dan kondisi," ucapnya.
Acara selamatan menempati rumah jabatan Ketua DPRD Kalsel di Komplek Dharma Praja-Jalan A Yani Km5 Banjarmasin itu ditandai dengan bersama-sama membaca Surat Yasin, ayat Qursyi, salawat kamilah, dan diakhiri do`a.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.