Dalam kesempatan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah yang dijadwalkan 3-6 Juni 2015, kami mau pelajari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) DKI Jaya,"
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus Raperda menyatakan penambahan penyertaan modal Pemprov setempat kepada Bank Perkreditan Rakyat Alalak, Kabupaten Barito Kuala, akan mempelajari BPR DKI Jakarta Raya.

 "Dalam kesempatan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah yang dijadwalkan 3-6 Juni 2015, kami mau pelajari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) DKI Jaya," ujar Ketua Pansus Raperda tersebut H Achmad Bisung, sebelum bertolak ke Jakarta, Rabu sore.

Politisi senior Partai Demokrat itu berharap, dari hasil kunker atau studi komparasi tersebut pertumbuhan dan perkembangan BPR Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola) ke depan semakin maju.

Lebih dari itu, lanjut anggota DPRD Kalsel tiga periode dari Partai Demokrat tersebut, keberadaan BPR Alalak dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kerakyatan, melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau sektor informal.

Karena, menurut dia, sektor ekonomi informal atau nonformal sudah terujui dapat bertahan ketika terjadi krisi ekonomi yang juga melanda Indonesia pada tahun 1998.

Oleh sebab itu, sebagai penyangga ekonomi kerakyatan, maka BPR tersebut juga harus tangguh. "Ketangguhan tersebut antara lain melalui penguatan modal dan dengan melakukan penambahan penyertaan dari pemegang saham," katanya.

Pemegang saham BPR Alalak itu terdiri dari Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten (Pemkab) Batola, yang baru menanamkan modal masing-masing Rp350 juta, sehingga berjumlah Rp700 juta, serta PT Bank Kalsel.

Berdasarkan Raperda yang sedang dalam pembahasan DPRD Kalsel melalui Pansus tersebut, Pemprov setempat mau menambah penyertaan modal kepada BPR Alalak sebesar Rp350 juta, dan Pemkab Batola Rp1 miliar.

"Dengan penambahan modal tersebut sehingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK)-Bank Indonesia tak akan mencabut izin prinsip BPR Alalak dan dalam waktu segera bisa beroperasi," demikian Ach Bisung.


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026