Manajer Umum Duta Mal Banjarmasin, Maria Agnes Aprillia di Banjarmasin, Senin mengatakan, keselamatan pengunjung menjadi fokus utama dalam pusat perbelanjaan itu.
Pihak Duta Mal selalu menyediakan dan melengkapi sarana dan fasilitas untuk mengatasi situasi darurat bagi para pengunjung apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan yang tidak diinginkan.
Fasilitas darurat yang disediakan pihak Duta Mal diantaranya pipa hydrant, tangga darurat dan sistem pengamanan terpadu lain, lanjutnya.
"Kami akan selalu memberikan keselamatan terhadap para pengunjung yang berkunjung ke Duta Mal dengan menyediakan fasilitas atau sarana keselamatan," ucap Agnes.
Hal tersebut dinyatakannya setelah pusat perbelanjaan itu Minggu (1/8) sekitar pukul 15.00 Wita dilanda isu runtuh sehingga sejumlah pengunjung sempat berlarian keluar Duta Mal.
Sebagimana hasil pengamatan, di area parkir Duta Mal lantai 1 memang terlihat ada dinding parkir retak sepanjang dua meter dan bagian lantainya terkonyak.
Hal itu mungkin membuat sebagian pengunjung berlarian ke luar untuk menyelamatkan diri apabila isu tersebut benar terjadi.
Dari kejadian tersebut beberapa para penyewa pusat perbelanjaan itu sementara harus menutup usaha untuk menyelamatkan diri menyusul adanya teriakan runtuh.
Dengan adanya hal tersebut Agnes mengatakan, bahwa kejadian itu bermula dari salah satu pengunjung berteriak "Duta Mal runtuh" mendengar teriakan tersebut lantas pengunjung lain panik dan lari ke luar untuk menyelamatkan diri.
Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Duta Mal ternyata teriakan pengunjung itu tidak beralasan dan mengakibat para penyewa di area pusat perbelanjaan tersebut mengalami kerugian.
Atas kejadian itu pihak Duta Mal menyerahkan urusan tersebut kepada pihak kepolisian untuk menindak lanjuti teriakan salah satu pengunjung yang dikatakan tertangkap kamera tersembunyi (CCTV) Duta Mal.
"Saya mengimbau kepada seluruh pengunjung Duta mal tidak usah takut berkunjung atau berbelanja ke Duta Mal karena bangunan pusat perbelanja berlantai lebih dari tiga itu didirikan berdasarkan konsultan dan struktur bangunan standar sesuai kontruksi yang memadai secara nasional.
Isu runtuh Duta Mal itu sudah sering terjadi dan itu diduga hanya dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau pesaing bisnis yang tidak mau Duta Mal berkembang pesat di wilayah Banjarmasin.
"Duta Mal milik kita, milik warga Kalsel bukan milik satu orang jadi mari kita jaga dengan baik," katanya.
Satu hari pascakejadian Minggu (1/8) keadaan pusat perbelanjaan Duta Mal kembali normal dan pengunjung terlihat dengan santai menikmat suasana yang diberikan oleh pihak Duta Mal.
Agnes menuturkan, ke depan Manajemen Duta Mal terus melakukan penambahan bangunan hingga menjadi 18 lantai yang akan menyediakan hotel, kolam renang dan lainnya semua itu dipersembahkan oleh Duta Mal untuk masyarakat Kalsel.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.