Sejak beberapa tahun terakhir penyakit dari virus HIV/AIDS yang sebelumnya banyak menyerang pekerja seks komersial kini justru banyak menjangkiti ibu rumah tangga.

Hal itu disampaikan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar usai pertemuan dengan Gubernur Kalsel Rudy Arifin dan kalangan anggota DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Senin (30/5).

"Sekarang ini kasus ibu rumah tangga yang mengidap HIV/AIDS terus mengalami peningkatan, dan ini  harus diwaspadai karena sangat mengancam generasi yang akan dilahirkan," katanya.

Kasus AIDS terhadap ibu rumah tangga tersebut terjadi, kata dia, biasanya karena tertular oleh suami-suami yang "biasa" jajan di luar.

Dari suami yang berhubungan dengan wanita yang bukan pasangannya yang mengidap AIDS, kemudian pulang dan berhubungan dengan istrinya maka secara otomatis istrinya tersebut terkena penyakit yang menyerang kekebalan tubuh tersebut.

Dengan demikian, kata dia, kini perlu digencarkan sosialisasi terhadap pasangan suami istri tentang bahaya penyakit tersebut dan cara berhubungan dengan aman.

"Kalau wanita pekerja seks biasanya sudah mengetahui tentang bahaya penyakit tersebut, sehingga mereka bisa mewaspadai dengan menggunakan alat seks yang aman," katanya.

Kedepan, kata dia, sosialisasi tentang HIV/AIDS sebaiknya tidak hanya difokuskan kepada pekerja seks sebagaimana yang telah dilakukan selama ini, tetapi juga kepada masyarakat umum. 

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup.

Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.

Berdasarkan data dari Ditjen PPL dan PM Kementerian Kesehatan Jumlah kasus AIDS yang dilaporkan 1 Januari - 30 Maret 2011 adalah 351 kasus.

Secara kumulatif kasus AIDS 1 April 1987 sampai dengan 31 Maret 2011, adalah 24.482 dan kematian 4.603 orang./B*C





Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026