...sebab air tanah daerah itu tidak bisa dikosumsi langsung karena daerah rawa."
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum Bandarmasih, milik pemerintah Kota Banjarmasin, berencana memperluas jaringan atau jangkauan pelanggan hingga daerah tetangga, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Direktur Umum dan Pemasaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Farida Ariani yang baru dilantik Wali Kota Banjarmasin H Muhidin, di Banjarmasin, Selasa, mengemukakan, tahun ini akan kita koordinasikan rencana perluasan jaringan atau jangkauan layanan kebutuhan air bersih bagi warga dengan PDAM Barito Kuala (Batola)," ucapnya.
Menurut mantan Sekretaris PDAM Bandarmasih itu, wilayah yang perlu dirangkul PDAM Bandarmasih untuk kerjasama pasokan air bersih dengan PDAM Batola tersebut Handil Bakti yang berbatasan Banjarmasin.
Sebab dari informasi, ungkapnya, daerah Handil Bakti dan sekitarnya termasuk Alalak Barangas, yang masuk wilayah Batola, masih kurang pasokan air bersih.
Karena, tutur dia, daerah pinggiran Barito tersebut kini sangatlah padat penduduk, dan perlu pelayanan air bersih yang maksimal, sebab air tanah daerah itu tidak bisa dikosumsi langsung karena daerah rawa.
"Air daerah sanakan (kawasan Handil Bakti dan Alalak Berangas) terkadang asin, apalagi saat musim kemarau," ujarnya.
Ia mengatakan, kalau nanti kerja sama dengan PDAM Batola itu tercapai, PDAM Bandarmasih tinggal menyambung pipa premer yang ada di Jalan Brigjen Hasan Basri-Kayu Tangi. "Jaraknya kan dekat saja, hanya terpisah sungai," ujarnya.
Sebenarnya, lanjut dia, kalau soal harga tercapai dulunya maka PDAM Bandarmasih sudah cukup lama melakukan kerja sama, dan ini rencananya dibangun lagi komunikasi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Batola dan PDAM-nya.
Ia mengatakan, jangkauan pelayanan PDAM untuk wilayah Banjarmasin sendiri sudah mencapai 98 persen lebih sambungan ke rumah warga di semua pelosok.
"Bahkan produksi air bersih kita sangat mencukupi untuk peningkatan pelayanan hingga pasokan ke daerah tetangga seperti Batola," ujarnya.
Direktur Teknik PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi menambahkan, produksi air bersih PDAM saat ini sudah mencapai 2.000 liter perdetik.
"Untuk pasokan air bersih wilayah Banjarmasin dan sekitarnya, masih dapat menyimpan cadangan 400 liter perdetik, jadi sangat mencukupi," tuturnya.
Pewarta: SukarliEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.