...hati, jantung dan paru-paru yang kami periksa. Semua bagiannya normal, tidak ditemukan penyakit terutama cacing hati yang banyak menyerang sapi,"
Banjarbaru, (AntaranewsKalsel) - Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan menyatakan hewan kurban jenis sapi yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah bebas penyakit.


"Kami tidak menemukan penyakit pada sapi baik cacing hati maupun penyakit lainnya," ujar Kepala Bidang Peternakan Distankanhut Banjarbaru Sugiyono, Minggu.

Menurut Sugiyono didampingi Kasi Kesehatan Hewan Ratna Kusdewanti, pihaknya terjun langsung ke lapangan memeriksa organ bagian dalam tubuh hewan setelah di sembelih.

Disebutkan, beberapa titik atau lokasi penyembelihan hewan kurban didatangi baik masjid maupun tempat lain yang menyelenggarakan kegiatan penyembelihan sapi kurban.

"Hasil pemeriksaan organ dalam tubuh sapi setelah disembelih tidak ditemukan penyakit sehingga daging dan bagian tubuh sapi lainnya bisa dikonsumsi," ucapnya.

Dijelaskan Ratna, organ tubuh yang diperiksa adalah bagian hati, jantung hingga paru-paru untuk memastikan ada tidaknya penyakit terutama cacing hati di hati hewan ternak tersebut.

"Ada puluhan hati, jantung dan paru-paru yang kami periksa. Semua bagiannya normal, tidak ditemukan penyakit terutama cacing hati yang banyak menyerang sapi," ungkapnya.

Dikatakan, sebelum memeriksa organ bagian dalam tubuh hewan kurban setelah disembelih, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan sebelum penyembelihan.

"Pemeriksaan sebelum hewan kurban disembelih untuk melihat ciri fisik apakah terserang penyakit atau tidak. Hasilnya, seluruh hewan kurban sehat dan layak disembelih," ujarnya.

Ditambahkan, stok sapi kurban di Banjarbaru selama Idul Adha 1435 Hijriah mencukupi karena ketersediaan melebihi kebutuhan yakni sebanyak 900 ekor sapi.

"Kebutuhan sapi kurban sebanyak 700 ekor sehingga masih tersedia 200 ekor sapi dan seperti perkiraan, stok hewan kurban mencukupi selama Idul Adha tahun ini," katanya.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026