Momentum peringatan hari Otonomi Daerah ke-15 dimaknai Pemerintah Kabupaten Banjar dengan evaluasi kinerja seluruh aparatur pemerintah di lingkungan pemerintahan setempat.

"Melalui peringatan hari Otda kita satukan tekad membenahi berbagai hal yang belum optimal dan bekerja keras melakukan yang terbaik dalam menjalankan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah," ujar Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh, Senin (25/4).

Hal tersebut disampaikan orang nomor dua di lingkungan Pemkab Banjar saat membacakan sambutan tertulis Mendagri Gamawan Fauzi dalam rangka peringatan Hari Otda di halaman Kantor Bupati Banjar.

Ditekankan, peringatan hari Otda hendaknya dijadikan momentum guna mengevaluasi kinerja telah dicapai aparatur pemerintah sehingga bisa terus memperbaiki penyelenggaraan otda.

Dikatakan, evaluasi kinerja tersebut akan menjadi tolak ukur kemampuan aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan target utama yang harus direalisasikan sehingga berdampak terhadap kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah," ujarnya.

Dijelaskan, selama pelaksanaan otda ada tiga prinsip yang berubah secara dramatis setelah diberlakuka kebijakan desentralisasi dan otda. Pertama mendorong demokrasi yang semakin mendalam di tengah kehidupan masyarakat.

Kemudian menumbuhkembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan keterbukaan di masyarakat dan ketiga tidak lagi menempuh jalan dan birokrasi yang panjang dalam pengambilan kebijakan. yos*C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026