"Bantuan sumur bor yang dibuatkan pemerintah kabupaten, keberadaannya kurang optimal dimanfaatkan warga karena air yang dihasilkan masih kurang bersih," kata Anang, warga RT 5 Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari, Kamis (31/7).
Seharusnya, ujar dia, sumur bor itu kedalamannya ditambah lagi untuk menghasilkan air yang jernih. Dengan kondisi sumur bor sekarang ini air yang dihasilkan kurang jernih dan warga enggan memanfaatkan sumur bor tersebut.
"Sumur bor yang ada sekarang ini masih belum dalam, makanya air yang dihasilkan kurang bersih. Kami berharap kondisi ini menjadi perhatian pemerintah kabupaten agar warga desa mudah mendapatkan air bersih terutama saat musim kemarau," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, kurang optimalnya warga memanfaatkan sumur bor tersebut, alternatif lain untuk mencari air bersih bagi warga melalui sumur biasa yang ada di sekitar perumahan warga.
"Masih bersyukur di desa ini ada sumur biasa, jadi ada alternatif bagi warga mencari air bersih untuk keperluan sehari-hari," tandasnya.
Senada, Sugianoor, warga RT 5 menambahkan, ketersediaan air bersih yang sangat dirasakan warga Desa Ujung Batu adalah, pada saat musim kemarau tiba. Pada musim itu, biasanya air sumur kering, sehingga dengan adanya sumur bor bisa membantu ketersediaan air bersih.
"Mudah-mudahan ini menjadi perhatian Pemkab Tanah Laut, sehingga warga Desa Ujung Batu tidak sulit lagi mencari air bersih ketika musim kemarau tiba," ucapnya./e
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026