Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak empat dari 12 partai politik peserta PemilU legislatif tahun 2014 gagal masuk anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Kuala (Batola) Nanang Kaderi di Marabaha (ibu kota kabupaten tersebut, 40 km barat Banjarmasin), Rabu mengungkapkan, empat parpol yang gagal itu Partai Bulan Bintang (PBB).

Selain itu, Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang merupakan pendatang baru pada Pemilu 2014, serta Partai Keadilan dan Pesatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Demokrat.

Sementara parpol yang berhasil masuk DPRD "Bumi Salidah" Batola periode 2014 - 2019 terbanyak dari Partai Golkar 13 kursi, PKB, PKS, PDIP dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masing-masing empat kursi.

Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) tiga kursi, Partai Hati Hurani Rakyat (Hanura) dua dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) satu kursi, ungkapnya menjawab Antara Kalsel lewat telepon selular.

Keanggotaan DPRD daerah pasang surut dan peneriman transmigrasi itu 35 orang, dengan jumlah penduduk tercatat 250.918 jiwa tersebar di 15 kecamatan, pada Pemilu 2014 terbagi empat daerah pemilihan, demikian Nanang Kaderi.

Komunitas wartawan parlemen atau Journalist Parliament Community (JPC) Kalsel dalam diskusinya mengherankan, empat parpol tak lolos memasukan calon anggota legislatif (caleg) mereka ke DPRD Batola.

Padahal seperti Partai NasDem terdapat mantan Wakil Bupati Batola HM Hatta Mazanie, seorang tokoh yang tak asing lagi di "Ranah Bakumpai" komunitas penduduk asli daerah aliran Sungai Barito itu.

  Karena mantan Bupati Batola itu baik selagi muda maupun di masa tuanya hampir tak pernah absen dalam kegiatan organisasi sosial kemasyarakatan dan pemuda, serta seorang pengacara.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026