Kotabaru, (Antaranews.Kalsel) - Membantu korban kebakaran di Desa Dirgahayu dan Kelurahan Baharu Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi tempat strategis bagi para calon legislatif dan partai politik menebar pesona mendapatkan simpati masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru Tri Basuki Rahmat, Minggu membenarkan, banyak bantuan logistik untuk korban kebakaran ditempel gambar Caleg dan partai politik yang membantu.
"Itu boleh-boleh saja, dan kami tidak mempermasalahkannya, yang terpenting bagi kami adalah mereka mau membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran," katanya.
Basuki mengemukakan, sebelum diserahkan kepada korban, kardus bantuan dibuka dan dibuang gambar dan atribut partai, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Namun demikian, caleg dan partai politik lebih pintar, kartu nama dan gambar partai politikl dimasukkan langsung dalam bungkus gula, teh, kopi atau barang sembako lainnya," ujar Basuki menceritakan.
Seorang warga di posko mengatakan, sebenarnya kondisi seperti ini mereka (para caleg) datang menemani dan membantu masyarakat yang sedang ditimpa musibah, tetapi kenyataanya hanya beberapa gelintir orang caleg yang datang.
Padahal, spanduk atau baliho tulisannya besar-besar mengatakan, berjuang demi rakyat, membantu masyarakat dan lain-lainnya.
"Sebenarnya, saya enggan muncul di moment-moment seperti ini, takut dikatakan mencari sesuatu, kalau bukan diminta untuk mengantar sesuatu oleh kelompok ibu-ibu, mungkin saya tidak hadir," kata seorang Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), H Genta Kusan.
Basuki mengemukakan, hingga saat ini bantuan dari donatur dan masyarakat terus mengalir, jumlah uang sekitar Rp65 juta, beras, mie instan, susu, kecap, ikan kaleng, gula, teh, dan barang yang lainnya.
Selain itu, posko juga menerima bantuan pakaian bekas layak pakai, sekitar satu ton lebih, sepatu bekas, serta barang keperluan mandi dan cuci.
"Uang dan barang bantuan mulai diserahkan kepada para korban," terangnya.
Sementara itu, musibah kebakaran yang terjadi Kamis (3/4), sekitar pukul 19.33 Wita di RT II, Desa Dirgahayu, dan RT.VI Kelurahan Baharu Selatan, menyebabkan 223 jiwa atau 69 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, dengan total rumah yang terbakar 34 rumah warga, satu rumah kontrakan dengan 17 pintu, hangus dan dua rumah rusak.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.