Oleh Hasan Zainuddin

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjamin tidak akan terjadi kebocoran soal dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) yang berlangsung di kota tersebut.


Kepala Disdik Banjarmasin Rusdiansyah kepada wartawan di Banjarmasin, Rabu, menyebutkan UN dijadwalkan 14-16 April 2014 untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat pada 5-8 Mei 2014.

Ia menyebutkan pembagian kertas soal UN itu dikawal ketat petugas kepolisian, apalagi, materi soal yang disiapkan untuk masing-masing peserta UN berbeda satu dengan lainnya.

"Soal yang berbeda itu juga mengantisipasi terjadi kecurangan dan saling menyontek antarsiswa yang ikut UN," ujarnya,

Rusdiansyah menargetkan 100 persen kelulusan untuk wilayah kota ini, sebab seluruh peserta UN mendapatkan nilai bagus saat menjalani uji coba UN sebelumnya.

"Nah, kalau soal UN itu tidak berbeda jauh dengan soal uji coba (try out), saya yakin semuanya lulus," katanya.

Menurut dia, soal UN sudah datang di Dinas Pendidikan Kalsel, dan dalam waktu dekat soal didistribusi ke sekolah-sekolah, dan sebelum UN, soal sudah diterima pihak sekolah yang menggelar UN.

Ketika ditanya mengenai peserta UN Rusdiansyah mengaku tidak tahu persis berapa total peserta yang mengikuti UN.

Ia berharap anak didiknya yang akan mengikuti UN untuk memanfaatkan waktu dengan belajar sebaik-baiknya, dan tidak lupa berdoa dan berusaha.

Dengan begitu ia optimis, nilai kelulusan peserta didiknya yang ikut UN akan mencapai kelulusan 100 persen. Apalagi, lanjutnya, sistem penilaian kelulusan dengan komposisi 60:40 (UN:nilai sekolah).

  Dengan komposisi tersebut maka pihak sekolah sedikit banyak ada andil dalam menentukan hasil kelulusan, jelasnya.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026