"Dewasa ini peran kaum perempuan khususnya di bidang politik sudah menunjukkan kemajuan, sekaligus memberikan warna tersendiri," tandasnya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Himpunan Wanita Karya (HWK) tingkat Kalsel, di Rantau, Sabtu (26/3).
Menurut orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Tapin tersebut, berbagai pandangan yang dulunya selalu mendiskreditkan kaum perempuan menjadi pemacu dan pemicu untuk terus maju dan berkarya memberikan sumbangsih bagi pembangunan.
"Memang secara kuantitas, jumlah kaum perempuan tentu belum seimbang dengan kaum laki-laki yang aktif di organisasi politik, baik di ormas maupun parpol," lanjutnya dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah Tapin Fathurrahman
"Walau jumlah masih sedikit, tapi paling tidak kehadiran perempuan di lembaga legislatif seperti sekarang ini misalnya, akan dapat menyentuh dan memahami kebutuhan masyarakat, terutama di kalangan perempuan sendiri," demikian Idis.
Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HWK Kalsel, Hj Sri Hermani mengajak jajaran kepengurusan organisasi kewanitaan tersebut untuk selalu melakukan refleksi atau introspeksi dan evaluasi.
"Dengan melakukan introspeksi dan evaluasi, paling tidak kita dapat mengetahui apa saja yang sudah dilakukan, guna perbaikan dan peningkatan pada masa mendatang," tandasnya dalam sabutan yang dibacakan Wakil Ketua DPD KWK Kalsel, Hj. Aulia Aziza Masaleh.
Selain itu, dengan introspeksi dan evaluasi tersebut diharapkan muncul semangat serta tekad yang baru untuk lebih dan lebih baik lagi, demikian Sri Hermani.
Pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Kebijakan HWK Kalsel, Hj. Murhanawati Samsi membacakan sejarah singkat organisasi kewanitaan itu, yang bediri sejak 1981 atau saat berada di bawah naungan Golkar.
Namun dalam perkembangannya, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, HWK sekarang tak lagi berada di bawah Partai Golkar, tapi merupakan ormas yang bediri sendiri, ungkap mantan anggota DPR-RI dari Partai Golkar asal Kalsel tersebut.
Oleh karenanya, perempuan dari partai politik manapun atau yang berstatus pegawai negeri bisa bergabung dalam HWK, demikian Wati Samsi.
Turut memberikan sambutan Ketua DPD Partai Golkar "Bumi Ruhui Rahayu" Tapin yang diwakili Johansyah, adapun puncak peringatan HUT ke-30 HKW tingkat provinsi Kalsel yang berlangsung di Rantau, ibukota Tapin (117 Km utara Banjarmasin) juga disemarakan bazar.
Kegiatan bazar di "kota bestari" Rantau tersebut menggelar usaha rumah tangga yang dilakukan anggota HWK itu sendiri, seperti kerajinan anyam-anyaman berupa kipas serta tas terbuat dari bahan purun (sejenis tanaman mendong) dan "iwak pakasam" (ikan yang difermentasi)./shn*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.