Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, A Zaid menyatakan  memprioritaskan pengerjaan jalan di kawasan pegunungan pada tahun 2011.

"Maksudnya bukan prioritas secara jumlah proyeknya tetapi didahulukan dalam hal lelang atau pengerjaannya," ujarnya di Kota Barabai, Jumat (25/3).

Kebijakan tersebut diambil agar waktu pengerjaan proyek jalan di kawasan pegunungan bisa lebih leluasa dan tidak sampai mendekati akhir tahun anggaran.

Dengan begitu, diharapkan pengerjaannya bisa lebih serius dilakukan pihak pelaksana proyek karena bila mendekati akhir tahun anggaran bisa saja terburu-buru," katanya.

Semakin dekatnya batas waktu pengerjaan dengan akhir tahun anggaran berjalan, rentan dijadikan alasan pihak pelaksana proyek bila tak mampu menyelesaikannya tepat waktu.

"Pengerjaan jalan di kawasan pegunungan, cenderung lebih sulit dilaksanakan karena medannya yang relatif lebih berat dibandingkan jalan di kawasan perkotaan misalnya," tambahnya.

Selain itu, kondisi cuaca yang sekarang ini sulit ditebak juga menjadi salah satu alasan mengapa jalan di kawasan pegunungan diprioritaskan pengerjaannya.

Karena bila kondisi cuaca terus turun hujan misalnya, maka akan menyulitkan mobilisasi alat berat ke kawasan pegunungan.

Kesulitan tersebut sangat mungkin menjadi kendala yang bisa berakibat tidak selesainya atau bahkan tidak dapat dikerjakannya sebuah ruas jalan di kawasan pegunungan.

Dia menambahkan, pada tahun 2011 Dinas PU menganggarkan perbaikan beberapa ruas jalan di kawasan pegunungan antara ldari Desa Hantakan di Kecamatan Hantakan menuju Batu Panggung di Kecamatan Haruyan.

Juga akan dilakukan perbaikan ruas jalan Desa Timan menuju Batu Hayam dan Babaan, yang semuanya di Kecamatan Hantakan./adi*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026