Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Unit Patroli Kota (Patko) Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin harus selalu rutin melaksanakan razia penyakit masyarakat (Pekat) demi menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu 2014.
Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Selasa mengatakan, razia pekat ini harus terus dilakukan karena kejahatan dan tindak pidana kriminal yang ada di Kota Banjarmasin ini selalu saja diawali dengan pelanggaran pekat berupa minuman keras serta lainnya.
Dengan seringnya polisi melakukan razia tersebut maka para pelanggar pekat tidak akan berani melakukan tindak pidana ataupun perbuatan lainnya yang meresahkan masyarakat, apalagi saat ini Banjarmasin bersiap menghadapi Pemilu 2014
Terus dikatakan, Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, menjelang Pemilu 2014, pihak akan secara rutin dalam setiap harinya selalu melakukan patroli dan razia pekat.
Serta lakukan pembubaran terhadap kumpul-kumpul masyarakat yang tidak jelas dan mengarah pada suatu perbuatan seperti ingin melakukan pesta minuman keras.
"Tindak pidana yang terjadi saat ini, para pelaku yang telah tertangkap selalu mengaku sebelum melakukan aksinya, mereka mengawalinya dengan menenggak minuman keras," terangnya kepada Antara.
Haryono juga mengatakan, setiap pelaku pelanggaran penyakit masyarakat, harus dilakukan penindakan tegas walaupun hanya berupa tindak pidana ringan.
Selain itu juga, berikan pembinaan dan surat pernyataan terhadap mereka yang diamankan, untuk berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan apabila kedapatan lagi dengan perbuatan yang sama, maka langsung proses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dikatakan, pada Selasa (4/3) dini hari, razia pekat yang dimulai sekitar pukul 22.00 wita, Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin berhasil mengamakan, 7 warga mengkonsumsi minuman keras oplosan, 8 waria, dan 9 wanita diduga sebagai pekerja sek komersil.
Kebanyakan yang diamankan dalam kegiatan itu diantaranya para pelaku penenggak atau pesta minuman keras yang ada di wilayah hukum Polresta Banjarmasin, dan para pekerja sek komersil, semuanya itu diberikan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
 "Sekali lagi saya katakan, polisi akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pelanggar pekat, karena latar belakang suatu kejahatan atau tindak pidana berawal dari minum-minuman keras atau dari kasus penyakit masyarakat," ucap pria berkumis tipis itu.Â
(T.KR-GWB/B/H005/H005) 04-03-2014 17:35:42
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.