Banjarbaru (ANTARA) - Orang Dalam Pemantauan (ODP) Kalimantan Selatan terus mengalami peningkatan dari sebelumnya Selasa (31/3) 2020 petang sebanyak 1.231 orang hari ini Rabu (1/4) menjadi 1.305 orang atau bertambah sebanyak 74 orang.

Ketua Pelaksanana Harian Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Wahyuddin di Banjarbaru Rabu petang menyampaikan saat ini tim semakin masif melaksanakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di seluruh daerah di Kalsel.

Salah satunya adalah menyiapkan sebuah gedung untuk menampung ODP yang memiliki gejala sedang, sehingga memudahkan tim kesehatan untuk melakukan pemantauan.

Gedung tersebut juga akan menampung masyarakat hasil penelusuran, terhadap orang yang berkontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif, untuk dilakukan pemantauan sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kalsel Muslim menyampaikan jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kalsel kini sebanyak 7 orang dan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang.

Terkait perkembangan kondisi kesehatan para pasien yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Ulin Banjaramsin adalah untuk pasien terkonfirmasi positif dengan kode Ulin satu, kini semakin membaik, tetapi belum bisa dipulangkan karena masih menunggu hasil laboratorium terbaru.

Kemudian pasien Ulin 9 wanita (50) tahun dari Martapura, Kabupaten Banjar, kini kondisinya masih masih lemah, sesak nafas sehingga membutuhkan oksigen.

Pasien Ulin 10, laki-laki (45) juga dari Martapura, Kabupaten Banjar, kini kondisinya masih lemah dan sesak napas sehingga masih memerlukan oksigen.

Pasien Ulin 11, laki-laki (56 tahun) dari Banjarmasin, kini kondisinya masih lemah dan mengalami sesak napas.

Ulin 13 laki-laki (21) yang merupakan rujukan dari Tabalong, kini kondisinya stabil. Selanjutnya, Ulin 15 laki-laki (41) dari Kabupaten Banjar, kondisinya belum stabil namun oksigen sudah dilepas.

Sedangkan kedua orang pasien yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil laboratorium yang diberikan kode K-1 dan K-2, yang kini sedang melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya, kondisinya juga baik.

Kemudian, tambah dia, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu pasien Ulin 14 wanita (36) dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berdasarkan hasil laboratorium yang telah keluar, hasilnya negatif, sehingga dipulangkan.

Selanjutnya, Ulin 19 wanita (33) dari Banjarbaru, kondisi stabil, tidak ada keluhan, pasien Ulin 20, laki-laki (66) juga berasal dari Banjarbaru, hari ketiga dalam perawatan kondisi baik.

Pasien anak-anak yaitu, Ulin 21 laki-laki (1 tahun) kondisinya membaik.Ulin 22, anak laki-laki (3) dari Banjarmasin, kondisinya juga mulai membaik.

Pasien Ulin 23, laki-laki (47) dari Banjarmasin, memerlukan pewatawan intensif ada batuk, masih sesak napas dengan riwayat perjalanan dari Surabaya.

Selanjutnya, PDP baru yang masuk pada Senin (30/3) malam, yaitu Ulin 24, laki-laki (51) dari Banjarmasin, dengan KTP pontianak, kini kondisinya masih lemah dan perlu penanganan.

Pada malam yang sama juga masuk PDP Ulin 25, laki-laki (74) dari Tabalong dengan riwayat perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan. Saat ini, kondisinya masih lemah.
 

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026