Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Calon anggota legislatif untuk tingkat provinsi Kalimantan Selatan bersaing ketat di daerah pemilihan III Kabupaten Barito Kuala (Batola), pada Pemilihan Umum tahun 2014, ujar H Riduan Masykur, pengamat politik di Banjarmasin, Rabu.


Pasalnya, ujar anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Bintang Reformasi (PBR) itu, jatah caleg tingkat provinsi di dapil III atau daerah pasang surut Batola tersebut pada Pemilu 2014 hanya empat orang.

"Berbeda dengan Pemilu 2009, dapil III Batola yang merupakan daerah penerima transmigrasi itu, mendapat jatah lima orang anggota DPRD Kalsel," lanjut wakil rakyat yang menyandang gelar dokterandus dan magister ilmu hukum tersebut.

"Dengan berkurangnya jatah satu orang, maka persaingan untuk menjadi anggota DPRD Kalsel periode 2014 - 2018 menjadi lebih ketat. Karena sumber daya manusia (SDM) caleg dari `Bumi Salidah` Batola juga cukup potensial," demikian Riduan.

Hasil Pemilu 2009, partai politik (parpol) yang berhasil meriah jatah anggota DPRD Kalsel dari Partai Golkar atas nama Syarifuddin Sabang, dan Partai Demokrat (Candra Kusuma).

Kemudian urutan ketiga dari PBR atas nama H Riduan MS yang mencalon kembali menjadi anggota DPRD Kalsel pada Pemilu 2014 melalui Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Selain itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) atas nama Habib Ali Khaidir Al Kaff, dan terakhir dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas nama H Budiman Mustafa.

Sementara pada Pemilu 2014 dari dapil III Batola ada sejumlah caleg yang ketokohan dan keterkenalannya tak jauh berbeda dan tampaknya punya peluang sama untuk menjadi anggota DPRD Kalsel.

Sebagai contoh di Partai Golkar ada istri Hasanuddin Murad (Bupati Batola) yang notabene Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (PKK) kabupaten setempat, serta H Karli Hanafi Kalianda.

Di Partai Demokrat ada istri mantan Bupati Batola, serta tiga orang "incumbent" masing-masing Riduan, Habib Ali dan Budiman Mustafa.

  Belum terhitung caleg dari parpol lain, yang juga berpotensi mendapatkan suara banyak pada Pemilu 2014 di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah itu, seperti dari NasDem dan PDIP.    


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026