Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran
Banjarbaru (ANTARA) - Tingkat inflasi Kalimantan Selatan bulan Januari 2020 sebesar 0,31 persen dengan komoditas pendorong antara lain ikan Gabus (Haruan), minyak goreng, rokok kretek, mobil hingga cabai merah. 

Kepala Badan Pusat Statistik Kalsel Diah Utami di Kota Banjarbaru, Senin mengatakan, laju inflasi kalender Januari 2020 terhadap Desember 2019 sebesar 0,31 persen dan laju inflasi tahun ke tahun 3,07 persen. 

"Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran," ujarnya dalam jumpa pers bulanan di Kantor BPS Kalsel di Banjarbaru terkait inflasi. 

Disebutkan, kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan adalah makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,36 persen, kelompok perlengkapan peralatan rumah tangga sebesar 0,22 persen. 

Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 0,78 persen, kelompok pendidikan 0,06 persen, kelompok penyedia makanan dan minuman restoran 0,16 persen dan kelompok perawatan pribadi 0,60 persen. 

Sedangkan kelompok yang mengalami penurunan indeks harga kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,11 persen, transportasi 1,49 persen, rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,13 persen.

Sementara itu, perbandingan inflasi antarkota di Kalimantan diketahui inflasi terendah di Kota Banjarmasin Provinsi Kalsel sebesar 0,25 persen dan inflasi tertinggi di Kota Sintang Provinsi Kalbar sebesar 1,10 persen.


 

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026