Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Jalan desa Basirih Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju pusat kota mengalami kerusakan parah sehingga menyulitkan warga wilayah tersebut untuk beraktivitas perekonomian maupun perdagangan.

Ketua RT 25 Johansyah di Banjarmasin, Senin mengungkapkan, bukan hanya rusak, kondisi jalan yang menjadi akses satu-satunya warga Desa Basirih ke beberapa daerah lain, juga sangat sempit.

"Kami berharap jalan desa diperbaiki dan diperlebar untuk memudahkan warga melakukan aktifitas ke pusat Kota Banjarmasin," kata Utuh Masran, warga desa Basirih Dalam Rt25.

Selain sempit dan rusak, hingga kini juga tidak ada lampu penerangan jalan sehingga pada saat malam hari jalan tersebut sangat gelap dan membahayakan.

"Beberapa jembatan yang ada di ruas jalan tersebut juga sangat membahayakan untuk dilalui," katanya.

Apalagi, tambah Johan, apabila turun hujan dan air pasang, dipastikan jalan tidak bisa dilalui warga dengan berjalan kaki ataupun kendaraan roda dua karena licin dan ruas jalan tertutupi air.

"Disaat kering seperti ini memang mudah untuk dilalui, namun setelah hujan atau air pasang sangat berbahaya, dan sudah ada beberapa warga yang terjatuh," katanya.

Desa Basirih Dalam Rt 25 terdapat 186 kepala keluarga, dan masuk daerah selatan kota Banjarmasin yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar.

Jalan utama desa merupakan hasil swadaya masyarakat pada 1981, di tahun 2006-2007 program ABRI Manunggal Desa meningkatkan kapasitas jalan hingga dapat dilalui kendaraan hingga ke Banjarmasin.

Sebelumnya, masyarakat desa tersebut, untuk bisa bepergian ke Banjarmasin hanya bisa dilakukan melalui jalur sungai.

Namun beberapa tahun terakhir jalan tersebut hanya bisa dilalui dalam keadaan kering, dan bila air pasang atau setelah hujan hampir, dipastikan jalan tidak bisa dilalui karena tergenang hingga 40 cm sehingga licin dan sempit.

Disamping kondisi jalan desa tersebut, warga juga mengharapkan jaringan pipa air bersih dari PDAM Bandarmasih, karena, selama ini masyarakat memperoleh air bersih dengan membeli dari pemasok dengan harga jauh lebih mahal.

Kepala Kelurahan Basirih Selatan Harun Nurasyid mengungkapkan, untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur jalan dan jembatan sudah diajukan ke pemerintah kota, semoga dapat direalisasikan di tahun 2014.

Menurut dia, langkah-langkah peningkatan fasilitas umum bagi masyarakat di kelurahan baru hasil pemekaran Kelurahan Kelayan Selatan ini di lakukan seperti peningkatan jalan dan jembatan.

Upaya tersebut antara lain dengan melakukan pendataan dan survey, peningkatan layanan kesehatan dengan penempatan petugas kesehatan yang tinggal di desa.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026