Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan belum menjadwalkan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) provinsi tersebut untuk tahun 2014, pada Oktober 2013.
"Kemungkinan kita memulai pembahasan RAPBD 2014 secara intensif, November mendatang," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel H Riswandi, usai rapat Badan Musyawarah (Banmus) lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut, di Banjarmasin, Kamis.
"Sesuai kesepakatan Banmus, habis lebaran Idul Adha 1434 Hijriah, baru membahas Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) RAPBD 2014," lanjutnya didampingi rekannya sesama wakil ketua dewan Fathuurahman.
Ia menerangkan, keterlambatan pembahasan KUA/PPAS RAPBD 2014, antara lain karena masih ada dua komisi di DPRD Kalsel belum tuntas membahas pra RAPBD tersebut, bersama Satuan Kerja Perangka Daerah (SKPD) terkait.
"Kalau tidak salah, Komisi I bidang hukum dan pemerintahan, serta Komisi II bidang ekonomi dan keuangan, yang belum tuntas melakukan pembahasan pra RAPBD Kalsel 2014," ungkapnya.
"Tapi walau agak terlembat pembahasan RAPBD 2014, insya Allah pembahasannya bisa rampung pada akhir November 2013 atau awal bulan berikut, sehingga masih ada waktu Kementerian Dalam Negeri melakukan evaluasi," lanjutnya.
Anggota DPRD Kalsel dua periode itu berharap, sebelum memasuki 2014, APBD tersebut sudah sah, sehingga tidak ada permasalahan lagi untuk pembiayaan pembangunan tahun depan.
"Melihat fenomena selama ini, APBD Kalsel 2014 diperkirakan lebih dari Rp5 triliun atau mengalami kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan APBD Murni 2014," demikian Riswandi.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.