Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Jumlah pelamar yang mendaftarkan diri pada seleksi calon pegawai negeri sipil jalur umum di lingkungan pemerintah kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan diperkirakan mencapai 750 orang.

"Jumlah pelamar diprediksi 750 orang bersaing memperebutkan 50 formasi yang disediakan," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pendidikan Latihan Banjarbaru Firdaus Hazairin, Minggu.

Ia mengatakan, 50 formasi terbagi dua yakni jabatan guru kelas yang akan ditempatkan di sekolah dasar negeri dan guru produktif yang akan mengajar di sekolah menengah kejuruan sesuai mata pelajaran yang dibutuhkan.

Dirincikan, formasi guru kelas yang disediakan sebanyak 26 formasi yang meliputi 24 formasi dengan kualifikasi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan dua formasi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB).

Sementara, formasi guru produktif adalah guru administrasi perkantoran, guru akomodasi perhotelan dan guru teknik komputer dan jaringan masing-masing dibutuhkan sebanyak 3 orang.

Kemudian guru desain komunikasi visual, guru teknik gambar bangunan, guru teknik instalasi tenaga listrik dan guru multimedia masing-masing 2 orang.

Selanjutnya, guru tata boga, guru akuntansi, dan guru teknik kendaraan ringan masing-masing 1 orang serta guru rekayasa perangkat lunak yang dibutuhkan sebanyak 4 orang.

"Pendaftaran dibuka sejak tanggal 12-26 September dan pelamar bisa menyampaikan lamaran melalui pos maupun membawa langsung berkas lamaran ke kantor BKD Jalan Panglima Batur No 1 Banjarbaru," ujarnya.

Dikatakan, lamaran yang dikirim melalui pos diminta menyediakan amplop kosong beserta prangko balasan dan berkas lamaran sudah diterima panitia tanggal 25 September 2013 bukan cap pos.

Blanko biodata, contoh lamaran, contoh surat pernyataan, kode instansi kode jurusan pendidikan dan kode jabatan dapat diunduh website BKD di www.bkd.banjarbarukota.go.id.

"Pelaksanaan tes kompetensi dasar menggunakan sistem computer assisted test yang pelaksanaannya direncanakan tanggal 29 September hingga November 2013," katanya.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026