Oleh Rusmanadi

Tanjung, (Antaranews.Kalsel) - Dari hasil penetapan daftar calon legislatif oleh komisi pemilihan umum Tabalong, Kalimantan Selatan, mantan pejabat yang menjadi calon anggota dewan mendominasi di daerah pemilihan 1, mencakup Kecamatan Murung Pudak.

Caleg dari kalangan mantan pejabat di lingkungan Pemkab Tabalong menurut Ketua KPU setempat, Fahriansyah, Minggu, terbanyak berasal dari partai golongan karya diantaranya mantan Kadisnakertrans, Kiswanul Arifin, kadis pendapatan, Mawardi dan Rasman yang menjabat kepala bidang pendapatan di Dinas Pendapatan.

"Pemilih anggota legislatif yang akan digelar April 2014 memang banyak partai menggendeng mantan pejabat seperti Golkar, Gerindra dan Hanura khususnya untuk daerah pemilihan satu," jelas Fahriansyah di Tanjung.

Selain di partai Golkar sejumlah mantan pejabat juga maju sebagai calon anggota DPRD Tabalong melalui Partai Gerindra yakni mantan Kepala Badan Kepegawaian, Panji Asmara.

Dari Partai Hanura dua mantan pejabat juga menjadi caleg masing - masing Kadis Kesehatan, Rusly Thamrin dan Sekda Tabalong, Abdul Bakhith.

"Memang sejumlah partai sengaja menggandeng mantan pejabat untuk menjadi calon legislatif dengan harapan bisa mendongkrak jumlah suara karena tentunya figur mereka cukup populer di masyarakat khususnya wilayah perkotaan," jelas Sekretaris DPC Gerindra Tabalong, Nordiansyah Nunci.

Di dapil 1 ini tercatat ada 66 caleg dari 12 partai yang masuk daftar caleg tetap (DCT) dari total 329 caleg.

Dengan jumlah keterwakilan perempuan untuk wilayah Kecamatan Murung Pudak (Dapil 1) sebanyak 23 orang dan sisanya laki-laki sebanyak 43 orang.

Sedangkan jumlah keseluruhan keterwakilan perempuan di empat dapil mencapai 129 orang dan caleg laki-laki sebanyak 200 orang tersebar di empat daerah pemilihan (dapil).

Dari DCT Tabalong yang ditetapkan jumlah caleg masing-masing partai yakni Nasional Demokrat (Nasdem) 25 orang, PKB 29 orang, PKS 29 orang, PDIP 29 orang dan Golkar 30.

Gerindra 26, orang, demokrat 25 orang, PAN 27orang, PPP 30 orang, Hanura 29 orang, PBB 23 orang dan PKPI 27 orang. 




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026