Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Warga Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan meminta pihak polisi segeranya menertibkan mercon (laduman) yang mengunakan bahan spritus, karena daya ledaknya kuat dan mengganggu ketentraman.

Warga Banjarmasin Timur, Muhammad di Banjarmasin, Kamis mengatakan, laduman itu sangat mengganggu sekali dan membikin orang kaget saat melaksanakan ibadah ataupun istirahat.

Laduman berbahan ledak spritus itu apabila dibunyikan sangat nyaring dan mengganggu masyarakat, apalagi kalau malam hari, belakangan ini kian banyak yang menggunakan jenis mainan tersebut.

Selain itu juga, polisi diminta untuk menindak tegas kepada para penjual jenis mercon yang terbuat dari pipa itu, karena sudah banyak dijual di pasaran hingga saat ini belum ada tindakan.

"Banyak anak-anak muda yang saat ini memainkan petasan tersebut dan mereka tidak ingat waktu, disaat warga sedang melaksanakan sholat taraweh laduman itu terus dibunyikan, karena itu polisi harus bertindak karena sudah sangat meresahkan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Kamis saat di konfirmasi, berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai jenis mercon itu.

Apalagi keluhan ini menyangkut kenyamanan dalam beribadah di istirahat, untuk itu kepada anggota yang melakukan patroli rutin agar bisa melakukan pemantauan terhadap petasan yang menggunakan bahan spritus itu.

Apabila kedapatan langsung diamankan petasan tersebut, dan orangnya yang melakukan itu akan dilakukan pembinaan untuk tidak melakukan perbuatan itu lagi karena dianggap meresahkan warga.

"Kita tindak lanjuti keluhan masyarakat itu, dan selain petasan kita juga rutin melakukan razia penyakit masyarakat seperti balapan liar, PSK, pemabuk, minuman keras serta pasangan mesum dan semua itu terus kita tertibkan," terangnya kepada Antara.



: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026