Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 21 desa di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menerima Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) perkotaan.
Kepala Dinas Cipta Karya, Permukiman dan Perumahan Kotabaru, Ahmad Riva`i, di Kotabaru, Selasa mengatakan nilai BLM dari PNPM serta Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) perkotaan tersebut sekitar Rp1,58 miliar.
Desa yang mendapatkan BLM tersebut, Desa Sarang Tiung, Rampa, Tirawan, Gedambaan, Dirgahayu, Sebatung, dan Baharu Utara.
Sebelimbingan, Sigam, Sungai Taib, Gunung Sari, Mega Sari, Hilir Muara, Batuah, Stagen, dan Gunung Ulin.
Kelurahan Kotabaru Hilir, Kelurahan Kotabaru Hulu, Semayap, Kelurahan, Kotabaru Tengah, Gunung Ulin, dan Kelurahan Baharu Selatan.
Sebelumnya dia mengemukakan, masing-masing desa akan mendapatkan dana BLM sekitar Rp50 juta-Rp100 juta.
Rivai menambahkan, P2KP merupakan program Pemerintah yang berupaya menanggulangi kemiskinan di wilayah perkotaan melalui konsep memberdayakan masyarakat dan pelaku pembangunan lokal.
Melalui pendekatan kelembagaan masyarakat dan penyediaan dana bantuan langsung ke masyarakat (BLM), program P2KP cukup mampu memotivasi.
Serta memperkuat partisipasi serta kepedulian masyarakat, secara terorganisasi dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Program P2KP ini juga potensial sebagai gerakan masyarakat dari, oleh dan untuk masyarakat, tandasnya.
Karena dana BLM ini bersifat pancingan atau stimulus, sehingga diharapkan dapat menumbuh kembangkan kembali kegotong royongan yang mulai sirna dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Salah satu tujuan digelontorkannya dana ke desa/kelurahan langsung melalui rekening pengelola di perkotaan itu, untuk terbangunnya kelembagaan masyarakat (BKM) berbasis nilai-nilai universal kemanusiaan.
"Sehingga dapat terencana partisipasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan", ujarnya.
Mendukung pelaksanaan program P2KP 2013, Pemkab Kotabaru melalui APBD telah mengalokasi dana operasional sebesar Rp563 juta.
Sementara itu, Koodinator PNMP Kotabaru, Kamso, mengemukakan, PNPM perkotaan sudah kerjasama dengan pemerintah daerah berjalan sekitar enam tahun mulai 2008-2013.
"Seperti kegiatan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat," paparnya.
Bupati kotabaru, H. Irhami Ridjani, menyampaikan, rasa terimakasihnya kepada seluruh stakeholder yang turut serta membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan, mulai dari tingkat desa sampai tingkat kota.
Karena PNPM perkotaan merupakan salah satu program pemerintah untuk menanggulangi tingkat garis kemiskinan.
"PNPM perkotaan akan kita tingkatkan lagi, agar program yang dilakukan bisa terserap ke seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kotabaru," jelasnya.
Kita tumbuhkan rasa gotong royong didalam pemberdayaan masyarakat dan menjadikan masyarakat kita menjadi masyaralat yang mandiri.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.