Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan sejumlah kawasan Pemukiman di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, banjir dengan ratusan rumah dan sejumlah sekolah terendam.
"Sekolah yang turut terendam banjir di antaranya Madrasah Tsanawiyah Raudah di Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta dan taman kanak-kanak di Desa Luk Bayur," kata Kepala Desa Luk Bayur, Noraini, di Tanjung, Selasa.
Sejak Minggu (7/4) malam, aliran air Sungai Mangkusip meluap hingga mengakibatkan kawasan setempat terendam.
"Ratusan rumah terendam, termasuk sekolah, karena itu anak-anak diliburkan," katanya.
Di Kecamatan Tanta, luapan Sungai Mangkusip juga merendam Desa Padangin, Luk Bayur, Tanta Hulu, dan Mangkusip.
Wakil Bupati Tabalong Muchlis mengatakan kawasan yang terkena banjir merupakan bantaran Sungai Mangkusip dan Sungai Tabalong.
"Desa yang terendam merupakan daerah rawan banjir karena berada di bantaran sungai dan tidak lancarnya aliran Sungai Mangkusip menjadi pemicu banjir di saat curah hujan tinggi," kata Muchlis saat meninjau lokasi banjir dan sekaligus menyerahkan bantuan.
Hingga Selasa, banjir juga masih merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Murung Pudak, Tanjung, Haruai, Muara Uya, dan Kelua.
Pemukiman warga di wilayah perkotaan juga masih terendam, sebagai imbas tingginya debit air Sungai Tabalong.
 Sejumlah jalan kabupaten, seperti Jalan Basuki Rahmat Tanjung hingga Kelurahan Hikun juga terendam dan menyebabkan kemacetan di ruas jalan itu.
 "Ini sudah ketiga kalinya banjir terjadi sejak Januari, kami pun terpaksa siaga mengingat tingginya debit Sungai Tabalong," kata seorang warga Tanjung (Ibu Kota Kabupaten Tabalong) Ila.  Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.