Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, 8/4 (Antara) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong tumbuhnya wirausaha baru di kalangan ibu rumah tangga (IRT) melalui pembentukan puluhan koperasi yang anggotanya khusus kaum perempuan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Bambang Supriadi di Banjarmasin, Senin mengatakan, upaya mendorong kreativitas ibu rumah tangga mengembangkan usaha melalui koperasi khusus wanita itu guna membantu perekonomian keluarga.

"Melalui koperasi khusus wanita itu, kami ingin terus mendorong kalangan ibu rumah tangga agar lebih maju dan berkembang dalam mendukung perekonomian keluarga," katanya.

Menurut Bambang, saat ini di daerahnya terdapat sekitar 60 koperasi wanita. Empat di antaranya sudah mendapatkan bantuan, yaitu dua koperasi di Kota Banjarmasin dan lainnya di Hulu Sungai.

Masing-masing koperasi tersebut, tambah dia, mendapat bantuan sebanyak Rp35 juta untuk mengembangkan usaha yang dirintis di setiap kelompok.

"Bantuan diberikan tidak hanya berupa uang, tapi juga dalam bentuk mesin kemasan, hingga sarana dan prasarana usaha berupa pasar tradisional seperti koperasi wanita di Kota Banjarbaru," katanya.

Kebanyakan koperasi di Kalsel bergerak di bidang simpan pinjam, unit serba usaha dan lainnya. "Tahun ini kami programkan koperasi wanita yang ada dapat membantu memberdayakan kaumnya dalam berusaha," katanya.

Di Kalsel, menurut Bambang, saat ini terdaftar 2.454 koperasi, namun 825 unit di antaranya sudah tidak aktif akibat kekurangan dana dan sumber daya manusia yang profesional.

Beberapa koperasi yang tidak aktif tersebut, termasuk yang mewadahi para nelayan. "Padahal koperasi nelayan itu seharusnya menjadi salah satu tumpuan dalam mengembangkan usaha," uicapnya.

Guna meningkatkan kemampuan UMKM dan koperasi, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui dana APBD sebesar Rp2,5 miliar memberikan peralatan, pembinaan dan pelatihan.

Sedangkan dari APBN sebanyak Rp5 miliar untuk membangun sarana dan prasarana pasar tradisional.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026