Amuntai, (Antaranews Kalsel) - Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpustarda) Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, mensosialisasikan minat baca kepada mahasiswa dan masyarakat umum di Amuntai.
Kepala Seksi Penyuluhan Perpustakaan Hulu Sungai Utara (HSU), Hj Magdalena, Kamis, mengakui sosialisasi peningkatan minat baca masih terfokus kepada kalangan pelajar sekolah dasar hingga sekolah lanjutan.
"Selama ini kita memang kurang melakukan sosialisasi kepada mahasiswa dan masyarakat umum, sehingga kali ini sasaran sosialisasi minat baca kita arahkan kepada mereka," katanya.
Sosialisasi kepada pelajar dilaksanakan dengan mengunjungi sekolah-sekolah setiap bulannya diantaranya menggunakan mobil perpustakaan keliling.
Mendorong masyarakat, dan pelajar lebih sering mengunjungi perpustakaan daerah setiap tahun juga digelar lomba bercerita dan memberikan hadiah bagi warga yang sering berkunjung ke perpustakaan.
"Jadi setiap akhir tahun akan kita nilai anggota yang paling sering berkunjung ke perpustakaan akan kita berikan tropi, piagam dan hadiah lainnya," paparnya.
Berbagai kebijakan itu ternyata cukup membuahkan hasil, sebanyak 200 pengunjung setiap harinya datang ke perpustakaan daerah baik untuk sekedar membaca di ruang baca maupun meminjam buku untuk dibawa pulang dan dari data peminjam di ketahui separuh dari jumlah pengunjung perpustakaan adalah anggota perpustakaan daerah.
"Kita berharap jumlah pengunjung perpustakaan selalu meningkat setidaknya dari grafik itu bisa kita ketahui peningkatan minat baca di tengah masyarakat" kata Magdalena lagi.
Ia tidak menutupi jika di Kabupaten HSU minat baca masyarakat masih cukup rendah, karena jika dibanding dengan data pengunjung pada perpustakaan didaerah lain apalagi di Pulau Jawa, jumlah pengunjung perpustakaan di HSU masih jauh tertinggal.
Kepala Perpustarda HSU Rusmanuddin berterima kasih kepada Badan Perpustakaan dan Arsip Propinsi Kalsel karena Kabupaten HSU terpilih bersama empat kabupaten lain dalam program sosialisasi minat baca ini.
"Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini sangat membantu kami meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan," ujarnya.
Rusmanuddin berharap melalui kegiatan sosialisasi yang berkesinambungan akan mampu meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat meski tidak mudah disebabkan masalah budaya dan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi yang kian pesat mengesampingkan budaya literatur.
Apalagi, sambungnya, kebiasaan masyarakat lebih cenderung pada budaya lisan dibanding tulisan, ditambah lagi kecenderungan masyarakat lebih menyukai tampilan audio visual di banding bacaan.
"Karena itu untuk membentuk budaya masyarakat yang gemar membaca tidak ada pilihan lain kecuali memberikan pendidikan sejak usia dini kepada generasi muda sehingga terbentuk karakter dan kepribadian yang suka membaca" tegasnya.
Susilawati, mahasiswi salah satu sekolah tinggi di Amuntai hanya bisa tersenyum sumringah usai menerima kartu tanda anggota perpustakaan seusai ikut acara sosialisasi minat baca yang diselenggarakan selama dua hari bersama rekan-rekannya.
Bersama 49 peserta lainnya, Susi resmi menjadi anggota perpustakaan pada Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpustrada) Hulu Sungai Utara (HSU) sehingga kapan pun bisa meminjam koleksi buku bacaan yang tersedia.
Ia mengaku senang menjadi anggota perpustakaan karena sebagai seorang mahasiswi tentu sangat membutuhkan referensi bahan bacaan yang banyak guna menyelesaikan berbagai tugas perkuliahan dikampusnya.
"Sebenarnya sudah lama ingin menjadi anggota perpustakaan daerah namun belum ada waktu yang tepat, kebetulan bisa langsung jadi anggota setelah menjadi peserta sosialisasi, ya.. syukur Alhamdulillah," ujarnya.
Pihak panitia menghadirkan dua orang nara sumber dari Badan Perpustakaan dan Arsip Propinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan materi seputar upaya menumbuhkan minat baca menuju masyarakat yang cerdas yang juga menjadi tema kegiatan sosialisasi ini.
Sosialisasi ini merupakan program kerja Badan Perpustakaan dan Arisp Propinsi Kalsel yang bekerja sama dengan Kantor Perpustarda HSU melalui bidang penyuluhan perpustakaan.
Pewarta: Eddy AbdillahEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.