Amuntai (ANTARA) - Pusat Riset Tanaman Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar sosialisasi naskah akademik pengembangan lahan rawa di Mess Negara Dipa, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada Selasa.
Kegiatan penyusunan naskah kebijakan ini dilaksanakan Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN bersama Pemerintah Kabupaten HSU demi mewujudkan swasembada pangan.
Audiensi ilmiah tersebut dihadiri Bupati HSU Sahrujani, Ketua Tim BRIN Prof. Masganti, Kepala Bapperida Jumadi, serta para penyuluh.
Kerja sama ini membahas pengelolaan tata air mikro dan peningkatan indeks pertanaman padi pada kawasan lahan rawa di seluruh wilayah HSU.
Bupati HSU Sahrujani menyampaikan apresiasi atas perhatian khusus tim peneliti terhadap kemajuan sektor pertanian daerah.
"Saya ucapkan terimakasih juga kepada para penyuluh pertanian lapangan yang selama ini luar biasa perjuangan dalam upaya kita," kata Sahrujani.
Baca juga: Pemda HSU: Penanganan sedimentasi Jembatan Pasar Babirik dituntaskan
Pengembangan inovasi pertanian lahan rawa ini ditargetkan mampu meningkatkan indeks pertanaman serta mendongkrak tingkat pendapatan ekonomi para petani lokal.
Ketua Tim BRIN Prof. Dr. Ir. Masganti, memaparkan fokus optimalisasi potensi rawa bagi ketahanan pangan daerah.
"Kami berharap pemanfaatan lahan rawa yang potensial ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi swasembada pangan nasional," ujar Masganti.
Pewarta: Alya Salwa Ramadhina L PEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.