Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Jumat mengatakan, program penurunan berat itu dilaksanakan seminggu sekali di hari Jumat.
Olah raga yang dilakukan untuk program tersebut dengan cara lari siang sekitar pukul 14.00 wita dan diikuti oleh para polisi yang dinilai kelebihan berat badan.
Saat ini ada sekitar 60 polisi yang nilai kelebihan berat badan dan diharuskan mengikuti program penurunan berat badan setiap Jumat yang digelar oleh Polresta Banjarmasin.
"Program ini selain untuk menjaga kesehatan anggota polisi, juga untuk menjaga kestabilan tubuh, agar berat mereka tidak berlebihan yang nantinya bisa mengganggu kinerja saat dilapangan," terangnya.
Bukan itu saja, dengan berat badan yang stabil, polisi bisa lebih cekatan dan tidak bermalas-malasan serta selalu merasa sehat dan kondisi badan tetap terjaga.
Haryono juga mengatakan, lari siang itu banyak keuntungannya selain menurunkan berat badan dengan cepat karena pembakaran lemak, juga mengeluarkan racun dalam tubuh, sehingga badan selalu fit dan energik.
Program penurunan berat badan ini ada program dari pusat dan itu wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia terhadap anggotanya yang dinilai kelebihan berat badan.
"Sudah ada beberapa anggota polisi di Polresta yang mulai terjadi penurunan berat badan terutama dilihat dari lingkar pinggang mereka yang sudah mulai mengecil," tutur pria berbadan kekar itu.
Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga polisi yang dinilai kelebihan berat badan semuanya mengalami penurunan, setiap Minggunya akan dilakukan penimbangan badan, dan mengukuran lingkar pinggang.
"Usai melaksanakan lari siang, semua anggota polisi yang ikut program tersebut, akan menjalani tes kesehatan yang dilakukan oleh Bidang Kesehatan dan Kedokteran Polda Kalsel," ucapnya kepada Antara.
"Program ini selain untuk menjaga kesehatan anggota polisi, juga untuk menjaga kestabilan tubuh, agar berat mereka tidak berlebihan yang nantinya bisa mengganggu kinerja saat dilapangan," terangnya.
Bukan itu saja, dengan berat badan yang stabil, polisi bisa lebih cekatan dan tidak bermalas-malasan serta selalu merasa sehat dan kondisi badan tetap terjaga.
Haryono juga mengatakan, lari siang itu banyak keuntungannya selain menurunkan berat badan dengan cepat karena pembakaran lemak, juga mengeluarkan racun dalam tubuh, sehingga badan selalu fit dan energik.
Program penurunan berat badan ini ada program dari pusat dan itu wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia terhadap anggotanya yang dinilai kelebihan berat badan.
"Sudah ada beberapa anggota polisi di Polresta yang mulai terjadi penurunan berat badan terutama dilihat dari lingkar pinggang mereka yang sudah mulai mengecil," tutur pria berbadan kekar itu.
Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga polisi yang dinilai kelebihan berat badan semuanya mengalami penurunan, setiap Minggunya akan dilakukan penimbangan badan, dan mengukuran lingkar pinggang.
"Usai melaksanakan lari siang, semua anggota polisi yang ikut program tersebut, akan menjalani tes kesehatan yang dilakukan oleh Bidang Kesehatan dan Kedokteran Polda Kalsel," ucapnya kepada Antara.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.