Nomor 4 adalah angka keberuntungan bagi saya. Dulu ketika saya mencalonkan diri sebagai Bupati Tanah Bumbu saya juga mendapatkan nomor urut 4. Ketika itu saya disepelekan karena dianggap terlalu muda maju dalam Pilkada Bupati Tanah Bumbu. Namun melalJakarta (ANTARA) - Mardani H Maming mengaku sangat berbahagia mendapatkan nomor urut 4, dalam pencabutan nomor urut calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada Minggu (25/5) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Dia berharap keberuntungan sewaktu terpilih menjadi Bupati Tanah Bumbu dengan angka yang sama terulang.
“Nomor 4 adalah angka keberuntungan bagi saya. Dulu ketika saya mencalonkan diri sebagai Bupati Tanah Bumbu saya juga mendapatkan nomor urut 4. Ketika itu saya disepelekan karena dianggap terlalu muda maju dalam Pilkada Bupati Tanah Bumbu. Namun melalui kerja keras, saya dapat memenangkan Pilkada dan menjadi bupati termuda di Indonesia,” ungkap Mardani.
Hal tersebut dikemukakannya ketika didaulat memberikan pidato pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP Hipmi periode 2019-2021 dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Hipmi 2019.
Mardani yang sudah mendapat rekomendasi dari 22 BPD Hipmi, menyatakan bahwa dirinya sangat senang dengan sistem pemilihan ketua umum di Hipmi, karena Hipmi punya tradisi yang sangat demokratis yaitu “bersaing untuk bersanding.”
“Tradisi ini sangat positif, karena Hipmi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan di tengah persaingan,” kata Mardani.
Mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode ini mengatakan, dia ingin Hipmi ke depan menjadi organisasi yang kuat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Untuk mewujudkan hal itu, Mardani mengusung visi “bersinergi membangun ekonomi daerah”.
Melalui visi tersebut, Mardani menawarkan terobosan baru yaitu mensinergikan antara pemerintah daerah dengan para pengusaha daerah.
“Pemerintah daerah harus memberikan peluang kerja, misalnya kontrak kerja kepada para pengusaha muda di daerahnya masing-masing melalui proyek- proyek penunjukan langsung. Dengan demikian para pengusaha muda yang baru memulai karier dapat berkembang sehingga kelak akan tumbuh menjadi pengusaha yang kuat dan handal,” kata dia.
Mardani yang kini masih menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) juga berharap, pemerintah dan DPR bisa segara mengeluarkan peraturan perundangan-undangan yang memberikan payung hukum mengenai pemberian kontrak kerja di bawah nilai Rp 200 juta ke bawah yang bisa menjadi peluang kerja bagi para pengusaha muda di daerah.

Sebelum pengundian nomor urut para calon ketua umum BPP Hipmi, pada acara Silatnas Hipmi 2019 tersebut dilaksanakan acara buka puasa bersama yang dihadiri Presiden Joko Widodo yang didampingi sejumlah menteri kabinet kerja dan pejabat lembaga tinggi negara.
Melalui Silatnas, Mardani selaku Ketua Panitia Pelaksana maupun Ketua Umum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia meminta agar semua pihak kembali merajut kebersamaan setelah Pemilu 2019.
Hipmi menilai Pemilu 2019 sudah selesai, dan kini saatnya semua pihak bersatu kembali, untuk bersama-sama membangun ekonomi Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.
Selain Mardani nomor urut 4, tiga calon ketua umum BPP Hipmi yang ikut dalam kontestasi adalah Bagas Adhadirga nomor urut 1, Ajib Hamdani nomor urut 2, dan Akbar Buchari nomor urut 3.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.