Menanggapi permasalahan dan keluhan masyarakat selama ini yang merasa terganggu dengan aktifitas balapan liar di seputaran lapangan Dwi Warna Barabai, Pemkan Hulu Sungai Tengah (HST) memberlakukan sistem jalan tutup satu arah.

"Penutupan itu dilakukan bersama-sama dengan jajaran Satlantas Polres HST. Tujuannya agar tidak terjadi lagi balapan liar yang dikeluhkan warga setiap malam," kata Kepala Dinas LH dan Perhubungan HST M Yani di Barabai, Selasa (21/5).

Menurutnya, pelaksanaan itu juga merupakan hasil dari koordinasi dengan Satlantas Polres HST untuk menindaklanjuti Arahan Bupati HST H A Chairansyah yang memerintahkan agar membatasi akses jalan ke lapangan Dwi Warna guna mencegah terjadinya balapan liar.

Penutupan jalan yang menjadi tempat favorit nongkrongya anak muda Barabai itu bersifat terbatas dan hanya sementara diberlakukan pada malam hari selepas salat tarawih dari pukul 20.00 wita hingga 05.00 wita atau dini hari. 

"Otomatis akses jalan di muka Dwi Warna di jalan Perwira, tepatnya depan kantor bupati menjadi tertutup, namun sisi kanan dan belakang jalan Dwi Warna masih dapat di akses melalui jalan Bhakti dan jalan Brigjen H Hasan Basri," katanya. 

Yani berharap, penutupan sementara secara terbatas akses jalan ke Lapangan Dwi Warna ini dapat mencegah niat dari muda-mudi untuk melakukan balapan liar yang marak di bulan Ramadan ini. 

"Penutupan sementara menggunakan road barrier, rencananya akan kita pasang portal,  apabila setelah dievaluasi kondisi benar-benar memungkinkan tidak terjadi lagi balapan liar di Dwi Warna, tentunya akses jalan akan kita buka kembali," pungkasnya.

Yani juga mengakui, bahwa petugas lapangan LLAJ harus bekerja ekstra malam hari mengawasi penutupan akses jalan yang dibantu petugas dari jajaran Satlantas Polres HST.

 "Hal ini kita lakukan demi keamanan bagi pengguna jalan dari kebut-kebutan liar dan menciptakan ketenangan lingkungan selama bulan ramadan," tambahnya. 

Bupati HST H A Chairansyah sendiri menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi dan mencegah anak mereka terlibar pergaulan negatip termasuk balapan liar yang membahayakan Keselamtan dirinya maupun warga lainnya.

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019