Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar peringatan hari jadi ke-68, peringatan ini menjadi unik karena menyuguhkan kuliner berupa makanan dan cemilan berbahan dasar buah Durian.

Camat Telaga Langsat Bardamaini, di Telaga Langsat, Sabtu (15/12), mengatakan suguhan serba durian tersebut mengingat Kecamatan Telaga Langsat merupakan salah satu daerah di HSS yang terkenal sebagai penghasil durian.

"Selain hasil olahan durian, pada stand pun ikut dipamerkan juga buah durian dari Desa Hamak Timur yang memiliki kekhasan tersendiri, yakni harum juga lezat rasanya," katanya, saat menyampaikan laporan di Lapangan Sepakbola Koramil Telaga Langsat.

Peringatan hari jadi ke-68 Kecamatan Telaga Langsat (Fathurrahman/Dinas Kominfo HSS/Antarakalsel)

Baca juga: Bupati HSS buka turnamen Bola Volly Telaga Langsat III

Dijelaskan dia, asal usul nama Kecamatan Telaga Langsat di mana sebelum menjadi sebuah kecamatan dulu adalah nama sebuah desa, dan  waktu itu di wilayah tersebut hanya ada tiga desa yaitu Desa Riam Talu, Desa Hamak dan Desa Telaga Langsat.

Berdasarkan keterangan dari beberapa sesepuh yang masih ada di Kecamatan Telaga Langsat dulu di desa tersebut sangat banyak pohon Duku atau dikenal dengan bahasa daerah "Langsat" dengan buah yang melimpah, namun harganya sangat murah bahkan tidak ada nilainya sama sekali.

Saat itu pemasaran buah Langsat sangat sulit dikarenakan akses jalan menuju kota hanyalah berupa jalan setapak, yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki sehingga buah langsat dibiarkan jatuh berserakan.

"Saking banyaknya buah Langsat yang berjatuhan dan kebetulan pohonnya tumbuh di tepi jalan, membuat siapa saja yang lewat akan terinjak buah langsat hingga pecah mengeluarkan air dan pada akhirnya jalan menjadi becek," katanya.

Dari kondisi itulah sering muncul perkataan orang yang lewat, “Uma nah buah langsat tajajaki babanyu bilang kaya talaga” (Bagaimana ini buah Duku terinjak-injak hingga seperti Telaga), maka bermula dari situlah yang dulunya desa tersebut bernama Banua Hanyar berubah menjadi Desa Telaga Langsat.

Peringatan hari jadi ke-68 Kecamatan Telaga Langsat (Fathurrahman/Dinas Kominfo HSS/Antarakalsel)

Baca juga: Advertorial - Kegiatan Keagamaan HSS Sampai "Kebuncu-buncu"

Adapun nama Kecamatan Telaga Langsat diambil dari salah satu nama desa atas dasar kesepakatan tokoh-tokoh masyarakat waktu dulu. dan pada tanggal 2 Desember 1950 bersamaan dengan lahirnya Kabupaten HSS.

Pemberian nama Kecamatan Telaga Langsat telah resmi dengan jumlah desa sebanyak 17 desa, namun pada tahun 1999 tejadi pengerucutan desa sehingga menjadi 11 desa saja sampai sekarang.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018