Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Deputi III Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut Myrna Asnawati beserta tim berkunjung dan bersilaturrahmi dengan Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry dan Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, di ruang kerja Bupati.

Kepala Sub Kelompok Kerja Supervisi Pengelolan Lahan Konsensi Dermawati Sihite, di Kandangan, Senin (26/11), mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengsinergikan rencana pemanfaatan laham gambut yang berada di daerah Daha, selain itu untuk melaporkan kegiatan Badan Restorasi Gambut di HSS.

Silaturrahmi Badan Restorasi Gambut dengan Bupati HSS H Achmad Fikyr dan Wakil Bupati Syamsuri Arsyad
(Fathurrahman/Protokol Kehumasan Setda HSS/Antarakalsel)

Baca juga: Kalsel Akan Restorasi 79.000 Hektar Lahan Gambut

"Badan Restorasi Gambut sudah memulai kegiatan di HSS sejak tahun 2017, dan pada tahun 2018 ini ada dua desa dampingan dari Badan Restorasi Gambut yaitu Desa Paramaan dan Desa Pandak Daun," katanya.

Menurut dia, sangat mengapresiasi komitmen dari Bupati HSS untuk dapat mengsinergikan kegiatan-kegiatan yang ada di desa dengan kegiatan restorasi lahan gambut tersebut.

Bupati HSS H. Achmad Fikry, menyambut baik kunjungan dari Badan Restorasi Gambut, dan berharap adanya sinergi yang tepat sehingga bisa memanfaatkan lahan gambut di daerah Daha, juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada diwilayah Daha meliputi Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat.

Silaturrahmi Badan Restorasi Gambut dengan Bupati HSS H Achmad Fikyr dan Wakil Bupati Syamsuri Arsyad
(Fathurrahman/Protokol Kehumasan Setda HSS/Antarakalsel)

Baca juga: Ekspos Restorasi Lahan Gambut

Dijelaskan dia, dengan adanya rencana kegiatan dari Badan Restorasi Gambut ini agar dapat membawa peningkatan dalam pemanfaatan lahan, selain itu Badan Restorasi Gambut juga akan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan teknoloi dalam membuka lahan sehingga pembukaan lahan dengan cara dibakar dapat dihindari.

"Kami berkomitmen untuk mengurangi kebakaran hutan dan lahan ini, dengan cara memberikan arahan kepada setiap desa yang rawan agar dapat memiliki alat pemadam kebakaran portabel yang bisa menjangkau akses lokasi yang sulit untuk pemadam kebakaran," katanya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018