Balangan, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, berupaya mengembangkan rumah pangan kita untuk mengatasi gejolak dan keterbatasan pangan daerah yang selama ini sering terjadi.

Bupati Balangan, H Ansharuddin di Paringin, Rabu mengatakan, program Rumah Pangan Kita (RPK) merupakan salah satu upaya pemerintah bersama Bulog mengatasi gejolak harga dan keterbatasan pasokan bahan pangan, yang menjadi permasalahan utama dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Rumah Pangan Kita (RPK) merupakan mitra Perum Bulog serta jaringan outlet penjualan pangan pokok. Outlet penjualan yang dimiliki masyarakat dan dibina oleh Perum Bulog ini, bertujuan menjaga stabilitas harga di tengah-tengah masyarakat dengan harga yang terjangkau dan kompetitif.

Selain itu, produk pangan berkualitas sehat dan halal mendapatkan jaminan jaringan pelanggan, menjadi mitra pemerintah dalam menstabilkan harga pokok.

Program RPK juga sebagai upaya pemerintah untuk mendorong ekonomi kerakyatan, terutama masyarakat di desa yang jauh dari pusat perkotaan.

Adapun manajemen pengelolaan RPK yang didanai oleh APBD II Kabupaten Balangan dikelola oleh kelompok tani dengan sistem bergulir.

Disamping itu, tambah Bupati, program RPK yang merupakan salah satu kegiatan yang diadopsi dari program perum Bulog, untuk menghidupkan kembali usaha rakyat kecil sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan.

"Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, untuk mengembangkan tempat penjualan kebutuhan pangan pokok untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutama dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Kalimantan Selatan," katanya.

Selain program RPK, Pemkab Balangan juga membangun delapan unit lumbung pangan yang tersebar di enam kecamatan.

Delapan lumbungan pangan tersebut terletak di Desa Matang Hanau Kecamatan Lampihong yang dibangun berdasarkan dana DAK tahun anggaran 2016, Desa Haur Batu Kecamatan Paringin Kota Melalui dana APBD II Kabupaten Balangan.

Selanjutnya di Desa Bihara Kecamatan Awayan, Desa Bangkal Kecamatan Halong, Desa Uren Kecamatan Halong, Desa Mamigang Kecamatan Halong, Desa Hamparaya Kecamatan Batumandi, dan Desa Bungin Kecamatan Paringin Selatan.

"Dengan adanya pembangunan lumbung pangan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan budaya lokal masyarakat dapat terus dikembangkan sesuai dengan kearifan lokal," ungkapnya.

Pewarta: Rolly Supriadi

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018