Bupati Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan H Bahrul Ilmi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Cenvention Center Bogor, Jawa Barat, Senin.
"Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensinergikan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045," ujar H Bahrul Ilmi, dalam siaran pers.
Dalam kegiatan tersebut, jelas dia, juga dihadiri menteri dan pimpinan lembaga, gubernur dan Forkopimda, bupati/walikota dan Forkopimda se-Indonesia.
"Selain itu, mendorong mensinergikan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program Presiden melalui penguatan Sinergi pusat, peningkatan koordinasi lintas sektor pada isu-isu strategis serta menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan demi memastikan keberhasilan program secara berkelanjutan," ucap Bupati H Bahrul Ilmi.
Baca juga: Pemkab Batola kawal penataan ruang berkelanjutan lewat Perda RTRW
Dalam acara tersebut, Bupati Batola H Bahrul Ilmi duduk bersama Gubernur Kalsel H Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BIN Kalsel Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan dan Forkopimda Kalsel lainnya.
Pada Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto diantaranya mengingatkan pemerintah daerah agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa dengan menjaga dan melindungi situs-situs bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan.
"Kadang-kadang kita tidak menghormati sejarah kita, situs-situs bersejarah dibongkar. Ini para kepala daerah harus memikirkan," katanya.
Presiden menilai pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang panjang, mulai dari penjajahan, intervensi asing, hingga perjuangan merebut kedaulatan, harus dipahami secara utuh oleh para pemimpin daerah.
Pemahaman tersebut dinilai penting agar kesalahan masa lalu tidak terulang dalam pengelolaan pemerintahan saat ini.
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026