Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) undang mitra kerja bahas persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) provinsi setempat Tahun 2029 di Banjarmasin, Rabu.
"Rapat bersama mitra kerja membahas persiapan Pilkada 2029 tersebut salah satu komitmen untuk memastikan seluruh warga mendapatkan hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) nanti," ujar Sekretaris Komisi I Ilham Nor, usai memimpin rapat tersebut.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Menurut Ilham, rapat tersebut merupakan langkah awal dalam mempersiapkan Pemilu 2029 agar berjalan lebih tertib, inklusif, dan minim kendala teknis.
"Karena kunci utama kesuksesan Pemilu adalah kolaborasi antarlembaga sejak jauh hari sebelum tahapan resmi dimulai," ujar politikus muda Partai Gerindra tersebut.
Baca juga: DPRD Kalsel dorong transparansi dan akuntabilitas anggaran
Ia mengatakan, salah satu perhatian utama Komisi I DPRD Kalsel adalah akurasi data kependudukan. Untuk itu, Dinas Dukcapil, serta DPMD agar menyiapkan data penduduk yang mutakhir.
“Data tersebut sangat menentukan kualitas daftar pemilih. Kita ingin memastikan tidak ada warga Kalsel yang kehilangan hak pilihnya hanya karena persoalan administrasi,” ujar Ilham Nor.
Selain data pemilih, rapat juga menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung Pemilu. "Diskominfo diminta memetakan wilayah yang masih mengalami blank spot serta kondisi jaringan internet di 2.015 desa dan kelurahan di Kalsel menyikapi wacana e-voting yang mengemuka.
Baca juga: DPRD Kalsel apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah
Ilham Nor menambahkan, meskipun pemerintah pusat telah meluncurkan program Internet Rakyat, Kalsel belum sepenuhnya terjangkau. Melalui data yang terpetakan dengan baik.
DPRD Kalsel berharap dapat mendorong agar akses internet merata dapat segera terwujud, sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 di provinsi yang kini berpenduduk hampir lima juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota dapat berlangsung lebih lancar dan berkualitas.
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026