Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Selatan (Ditjenpas Kalsel) Mulyadi dan Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah memanen 180 pot sayur selada hasil budidaya warga binaan.
Kakanwil Ditjenpas Kalsel Mulyadi di Banjarmasin, Jumat, mengatakan hasil panen ini dijual kepada masyarakat luar serta pengunjung yang datang saat jam kunjungan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah membeli produk hasil perkebunan selada dengan sistem hidroponik yang dikelola oleh warga binaan,” ujar dia.
Baca juga: Lapas Banjarmasin budidaya 5.000 lele ciptakan kemandirian WBP
Mulyadi memberikan semangat dan motivasi kepada jajaran lapas untuk terus berinovasi menghasilkan tanaman hortikultura karena pasti akan menghasilkan, asalkan dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan kegiatan panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Ia menyebut kegiatan panen selada hidroponik ini menjadi simbol keberhasilan sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan Lapas yang produktif, mandiri, dan bernilai manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Lapas Banjarmasin bina WBP produksi batako untuk usaha mandiri
Lapas Banjarmasin terus berkomitmen menanam hortikultura untuk menghasilkan sebagai harapan dan masa depan warga binaan yang lebih baik.
“Kami ingin menumbuhkan semangat kerja dan keterampilan yang bisa mereka bawa setelah bebas nanti. Panen l ini adalah hasil kerja keras warga binaan yang patut diapresiasi,” ujar Herriansyah.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025